WordPress Blog

Tutorial Setting WP Rocket Cache Untuk Mempercepat Loading WordPress

Tutorial Setting WP Rocket Cache Untuk Mempercepat Loading Wordpress 1
Ditulis oleh Irvan Nurfazri

IRVAN GEN – WP Rocket merupakan plugin cache WordPress kelas premium, dimana kamu harus merogoh sedikit uang untuk mendapatkan plugin keren ini yang seharga $39 untuk 1 website & biaya perpanjangan tahun berikutnya sebesar $19.50.

Dengan mengeluarkan sedikit uang untuk mendapatkan plugin WP Rocket, kamu juga akan merasakan kelebihan plugin ini dibanding dengan plugin cache lainnya. Speed loading blog menjadi faktor penting dalam SEO, maka saya rekomendasikan gunakan plugin caching wordpress premium ini.

Dengan segudang fitur unggulan yang ditawarkan WP Rocket, tentunya fitur ini tidak tersedia pada plugin cache versi  gratis seperti : W3 Total Cache, Hyper Cache, WP Super Cache dan lainnya.

Compare Speed

Compare Speed


Fitur – Fitur WP Rocket

Ada banyak fitur yang disediakan oleh plugin cache WP Rocket diantaranya ialah :

  • Page Caching
  • Cache Preloading
  • Sitemap Preloading
  • GZIP Compression
  • Browser Caching
  • Database Optimization
  • Google Fonts Optimization
  • Remove Query Strings from Static Resources
  • Lazyload
  • Minification / Concatenation
  • Defer JS Loading
  • CloudFlare Compatibility, CDN, DNS Prefetching
  • Mobile Detection, Multisite Compatibility
  • eCommerce FriendlyMultilingual Compatibility
  • Connected Users, Import/Export
  • Free Update

Cara Setting Plugin WP Rocket Terbaru 2019

Panduan untuk mengatur plugin WP Rocket yang direkomendasikan oleh IRVAN GEN, sudah terbukti cukup bagus untuk mempercepat kinerja WordPress.

Untuk itu saya akan berbagi settingan plugin WP Rocket.

Pertama kali kamu mengaktifkan WP Rocket, kamu akan dibawa ke halaman Dashboard, disini saya biarkan secara default, langsung saja ke menu Cache.

1. Cache

Mobile Cache

  • Enable caching for mobile device
    Berfungsi untuk mempercepat visitor dari platform/pengguna device mobile.
  • Separate caching files for mobile device
    Berfungsi untuk membuat cache terpisah untuk mobile device sehingga membuat file cache khusus.
Cara Setting Plugin WP Rocket Cache 1

Cara Setting Plugin WP Rocket Cache 1

User Cache

Untuk User Cache tidak usah di centang, karena untuk mempermudah kita ketika sedang edit konten pada sisi admin.

Cache Lifespan

Cache Lifespan adalah periode waktu file cache akan dihapus secara otomatis, system akan membuat cache baru dengan setting waktu yang direkomendasikan adalah 8-10 jam.

Cara Setting Plugin WP Rocket Cache 1

Cara Setting Plugin WP Rocket Cache 1

2. File Optimization

Basic Setting

Ceklis semua yang ada pada basic setting.

  • Manify HTML
  • Combine Google Font File
  • Remove query string from statistic resource
tutorial setting WP Rocket_ Basic Setting

tutorial setting WP Rocket_ Basic Setting

CSS File

Kompres file css dan optimasi file pengiriman ke host tanpa adanya block render.

  • Manify CSS File
  • Optimize CSS Delivery
tutorial setting WP Rocket_ Basic Setting

tutorial setting WP Rocket_ Basic Setting

Untuk bagian Combine CSS File jangan diceklis, ini bertujuan untuk jaga – jaga jika kita pakai CDN atau HTTP/2.

JavaScript Files

Ceklis semua untuk memaksimalkan load file JS agar lebih optimal.

  • Manifi JavaScript Files
  • Load JavaScript deffered
  • Safe Mode for jQuery
tutorial setting WP Rocket JavaScript File

tutorial setting WP Rocket JavaScript File

Untuk bagian Combine JavaScript File jangan diceklis, ini bertujuan untuk jaga – jaga jika kita pakai CDN atau HTTP/2.

Set OFF Combine JavaScript files jika web berantakan.

Untuk Safe mode for jQuery, kamu bisa set OFF jika tidak ada masalah, khusus untuk situs toko online wajib set ON


3. Media

Lazyload

Pada settingan ini saya tidak menceklis Enable for images karena ada beberapa gambar yang tidak muncul, mungkin kurang support dengan theme yang saya gunakan. Untuk teman – teman bisa aktifkan fitur Enable for images.

tutorial setting WP Rocket Lazyload

tutorial setting WP Rocket Lazyload

Emoji

  • Disable Emoji
    Menonaktifkan emoji akan mengurangi jumlah permintaan HTTP eskternal
tutorial setting WP Rocket Emoji

tutorial setting WP Rocket Emoji

Embed

  • Disable WordPress embeds
    Ini paling penting, aktifkan untuk mengamankan file web diembed situs lain, agar menghemat bandwidh dan tindakan jahat lainnya.
tutorial setting WP Rocket - Embed

tutorial setting WP Rocket – Embed


4. Preload

Untuk preload aktifkan semua.

  • Active Preloading
  • Active sitemap-based cache preloading
  • Yoast SEO XML Sitemap
tutorial setting WP Rocket - Preload

tutorial setting WP Rocket – Preload

Prefetch DNS Requests

Fitur ini kita gunakan hanya DNS prefetching untuk memaksimalkan loading file external.

URLs to prefetch, kamu bisa isi seperti:

//i0.wp.com

//s0.wp.com

//fonts.googleapis.com

dan lain-lain.


6. Advance Rules

  • Never Cache URL(s): biarkan default
  • Never Cache Cookies: biarkan default
  • Never Cache User Agent(s): biarkan default
  • Always Purge URL(s): biarkan default
  • Cache Query String(s): biarkan default

Untuk Advance Rules kita skip, langsung menuju tab selanjutnya.


7. Database

Post Cleanup

  • Revision
  • Trashed Post
tutorial setting WP Rocket - Post Cleanup

tutorial setting WP Rocket – Post Cleanup

Untuk Auto Draft bisa diaktifkan, bisa juga tidak. Saya memilih untuk menonaktifkan.

Comment Cleanup

Aktfikan semua fitur comment cleaup, untuk menghapus komentar spam dan komentar yang ada disampah.

  • Spam Comment
  • Trashed Comment
tutorial setting WP Rocket - Comment Cleanup

tutorial setting WP Rocket – Comment Cleanup

Transients Cleanup & Database Cleanup

Aktifikan semua fitur ini.

tutorial setting WP Rocket - Transients Cleanup dan Database Cleanup

tutorial setting WP Rocket – Transients Cleanup dan Database Cleanup

Setup juga Automathic Cleanup agar kita tidak repot menghapus database secara manual, atur 1 seminggu sekali.


6. CDN (Content Delivery Network)

Jika blog kamu menggunakan layanan CDN, bisa aktifkan fitur ini, kamu hanya tinggal masukan URL pull CDN.
saya tidak mengaktifkannya karena tidak menggunakan layanan CDN.

  • Enable Content Delivery Network: ON

CDN CNAME(s): https://i2.wp.com/www.domain_web.com reserved for Images

Exlude files from CDN: biarkan default


7. Add-ons

Ada beberapa add-ons seperti

  • Google Analystic
  • Facebook Pixel
  • Varnish
  • Cloudflare
  • Sucuri

Teman – teman bisa aktifkan sesuai kebutuhan, disini saya hanya mengaktifkan Google Analystic dan Cloudflare saja.

Untuk settingan cloudflare bisa dilihat pada gambar dibawah.

tutorial setting WP Rocket - Cloudflare

tutorial setting WP Rocket – Cloudflare

Untuk mendapatkan Global API key dan Zone ID, kunjungi website cloudflare dan login dengan akun kamu.


8. Tools

Dan yang terakhir adalah tools, ini cukup penting untuk me-backup settingan WP Rocket yang sudah diatur, sehingga jika sewaktu – waktu ada masalah, teman – teman hanya tinggal import saja. Jadi tidak perlu repot – repot untuk mengatur dari awal.

tutorial setting WP Rocket - Tools

tutorial setting WP Rocket – Tools

Nah itulah cara setting plugin WP Rocket versi IRVAN GEN. Kamu bisa explore lagi untuk keperluan lain.

Tujuan plugin WP Rocket untuk mempercepat loading blog, itupun harus dibarengi dengan perfoma webserver(web hosting) teman – teman, full speed, minimal sejenis VPS.


Penutup

Mungkin itu saja yang dapat saya sampaikan di pertemuan ini, tentang Cara Setting Plugin WP Rocket. Jika kurang mengerti atau salah dalam penulisan maupun penyampaian, silahkan diskusikan di form komentar, semoga bermanfaat bagi kita semua.

Terimakasih.

Tentang Penulis

Irvan Nurfazri

No one can bring you true happiness except Allah

2 Comments

Komen Ahh