Tutorial SEO On Page 2019: Optimasi Konten & Mesin Pencari


Tutorial SEO On Page 2019: Optimasi Konten & Mesin Pencari 1

IRVAN GEN – Saya pernah membahas suatu topik mengenai panduan SEO, di dalam topik tersebut cukup luas untuk dibahas. Salah satunya adalah, tips optimasi SEO On-page.

Nah disini kita akan coba ulas kembali secara singkat.

Kamu juga bisa membaca artikel tutorial SEO lengkap yang sebelumnya saya terbitkan yaitu, Mengenal SEO On-page & Off-page lebih dalam.


APA ITU SEO ON-PAGE

SEO On-page adalah salah satu teknik optimasi SEO yang diterapkan pada konten yang kamu terbitkan. Jadi ketika kamu membuat sebuah konten, seharusnya kamu sudah mengerti bagaimana SEO itu bekerja.

Nah tujuannya adalah, agar mesin pencari mengetahui apakah blog kamu memang sesuai dengan apa yang dicari oleh pengguna internet, dan konten tersebut dipastikan memiliki kualitas baik.

Oleh karena itu, SEO On-page menjadi bagian penting untuk kamu pelajari.

Apalagi saat kamu ingin mengembangkan blog untuk Adsense, yang mana itu adalah cara mendapatkan uang dari internet tanpa harus keluar rumah.

Jika kamu berhasil memaksimalkan SEO On Page di blog, hal itu bisa menjadi faktor untuk meningkatkan traffic blog dengan cepat.


KONSEP SEO ON-PAGE

Konsep optimasi merupakan hal utama yang harus kamu pahami.

Selain On-page, masih ada kategori optimasi lainnya. Namun, tanpa menerapkan SEO On-Page maka akan percuma kamu melakukan strategi lainnya.

Inti SEO On-page sangat sederhana, mengoptimasi blog agar:

  1. Bermanfaat bagi pengunjung
  2. Memudahkan pengunjung dalam melakukan eksplorasi
  3. Pengunjung merasa betah
  4. Mesin pencari mengerti struktur blog kamu

Nah dari ke-4 poin diatas, mengapa kita fokus kepada pengunjung?

Begini maksudnya, misalkan calon pengunjung mencari sesuatu di Google, kemudian masuk ke blog kamu. Dan ternyata konten yang kamu buat tidak memuaskan.

Kemungkinan setelah beberapa detik pengunjung akan klik tombol back, dan mencari situs lain.

Jadi, disinilah mesin pencari bisa mengetahui apakah pengunjung puas atau tidak dengan blog / website yang ia kunjungi.

Karena Google ingin memberikan pengalaman terbaik kepada penggunanya, dengan menampilkan blog / website yang memiliki konten kualitas baik.


BAGAIMANA SEO ON-PAGE MENJADI SALAH SATU KUNCI SEO?

Setelah konten terbit, dengan otomatis mesin pencari akan mencoba menemukan konten kamu. Pencarian ini berdasarkan keyword yang dipakai pada konten, kejelasan dan lain sebagainya.

Hal – hal itu merupakan bagian dari pengelolaan SEO On-Page.

Pada umumnya, SEO On-Page dibagi menjadi 5 komponen utama yang meliputi, Judul, URL dan permalink, Heading, Gambar dan konten itu sendiri.

Nah disini judul mendapatkan peranan penting untuk meningkatkan SEO.


TIPS OPTIMASI SEO ON-PAGE DENGAN 5 KOMPONEN UTAMA

Dalam proses optimasi SEO On-Page ada 5 komponen yang jadi poin untuk kamu kembangkan, yaitu:

  1. Judul
  2. URL & Permalink
  3. Konten
  4. Heading
  5. Gambar

Ke-5 komponen ini menjadi faktor penentu dari beberapa faktor On-page lainnya.

1. Judul

Setelah menemukan keyword yang pas untuk sebuah konten, kamu perlu menentukan judul yang sesuai dengan keyword yang kamu temukan untuk digunakan.

Saat membuat judul, usahakan judul tersebut tetap mengandung keyword.

Untuk contohnya, di artikel ini menggunakan kata kunci “tutorial seo on-page” dengan judul “Tutorial SEO On-Page 2019: Optimasi Konten & Mesin Pencari” atau contoh lain seperti “blog deindex” pada “11 Penyebab Blog Deindex Google

Judul yang kamu buat pun harus menarik supaya menjadi daya tarik calon pengunjung dan bisa mendeskripsikan secara luas isi konten.

Apa Saja Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Membuat Judul?


Daya Tarik   : Membuat judul yang menarik mungkin. Tujuannya untuk mengundang calon pengunjung untuk klik rtikel yang kamu buat.


Hindari Judul dengan Arti Ganda : Hindari membuat judul dengan arti ganda, mengapa demikian? Karena jika judul yang dibuat berarti ganda, maka pengunjung akan bingung karena tidak bisa menyimpulkan langsung isi konten kamu.


Perhatikan Jumlah Karakter : SEO bekerja dengan baik ketika judul hanya menggunakan 20 – 60 karakter dengan batasan 2 -20.

Ini karna mesin pencari akan menampilkan 60 karakter pertama dari judul konten, jika lebih, maka judul yang kamu buat sisanya diberikan tanda titik – titik (…).


Format menentukan judul yang kebanyakan dipakai

Kebanyakan penulis akan gunakan format berikut untuk menentukan judul dari konten yang akan dibuatnya.

  1. <kosong> Rahasia dari <kosong>
  2. Bagaimana cara untuk <kosong>
  3. Kenapa <kosong> membutuhkan <kosong>

Intinya, yang perlu teman – teman ingat adalah calon pengunjung pasti datang dengan pertanyaan. Sehingga yang perlu kamu lakukan adalah membuat judul yang paling tidak menggambarkan jawaban dari pertanyaan.


2. URL & Permalink

Jika kamu mengunjungi sebuah halaman website maka disetiap artikelnya akan menampilkan URL yang berbeda – beda.

Terkadang ada yang menggunakan judul artikel itu sendiri ada juga yang menggunakan Simbolik.

Untuk memaksimalkan SEO, saya sarankan untuk menggunakan permalink yang mengandung kata kunci. Untuk contohnya pada artikel ini mengandung kata kunci SEO maka saya menggunakan permalink www.irvannurfazri/seo/belajar-seo-on-page-off-page/.

Baca: Cara Mengubah Permalink WordPress

Perlu diingat untuk teman – teman, URL diatas tidak menggunakan kata “dan” dikarnakan kata tersebut merupakan “stop-word” atau bisa dibilang “kata dasar” yang tidak mempengaruhi SEO konten.

Hal apa saja yang perlu diperhatikan saat menentukan URL / Permalink?

  1. Hindari kata dasar
  2. Gunakan URL yang pendek namun sudah mewakili isi dari konten
  3. Tempatkan keyword pada URL
  4. Setiap kata menggunakan kata penghubung (  )

3. Konten

Inti dari artikel adalah kontennya. Konten yang berkualitas baik membuat pengunjung betah dan bertahan lama untuk membaca artikel kamu, bahkan bisa kembali lagi suatu saat jika ingin membaca atau ada informasi terbaru dari blog kamu.

Perlu teman – teman ketahui, saat ini algoritma Google sudah mempertimbangka isi dari konten untuk hasil mesin pencari yang dilakukan.

Tentu, konten yang relevan dan sesuai dengan topik pembahasan akan menaikan nilai SEO konten kamu sendiri dan bisa jadi mendapatkan posisi teratas di hasil pencarian.

Mesin pencari hanya menampilkan satu baris konten, maka dari itu kamu perlu menunjukan jika artikel yang kamu buat terdapat nilainya.

Nilai apa yang dimaksud?

Nilai yang dimaksud saya adalah isi konten yang mengindikasikan jawaban dari apa yang sedang dicari oleh calon pengunjung.

Bagaimana membuat konten yang baik dalam sisi SEO?

a. Ulangi Kata dan Frasa

Mengulang kata dan frasa yang sama merupakan cara supaya konten yang kamu buat menuju pada satu topik.

Tidak hanya 1 atau 2 kali, akan tetapi beberapa kali pengulangannya.

Perlu teman – teman ingat bahwa jangan pernah memaksakan kata dan frasa yang berulang, kadang hal tersebut bisa membuat isi konten keluar dari topik pembahasan.


b. Batasi jumlah kata

Membatasi jumlah kata hampir sama dengan membuat judul, konten juga butuh batasan jumlah kata.

Paling tidak tiap – tiap bagian mengandung 3 – 4 paragraf, hanya mengandung 4 – 6 baris pada setiap paragraf, dan 13 – 15 kata disetiap barisnya.

Biasanya saya sendiri menggunakan 2 sampai 4 baris untuk setiap paragraf.

Hal ini bertujuan supaya konten yang kita buat tetap nyaman untuk dibaca pengunjung, bila kamu kurang yakin, silahkan riset dengan cara buat artikel tanpa mengatur penggunaan paragraf dan baris yang dianjurkan. Lebih enak dibaca yang mana?


c. Pisahkan Setiap Bagian

Terkadang artikel membutuhkan pembahasan yang sangat panjang. Ini akan mengurangi kenyamanan pengunjung saat membaca, bisa jadi dikarenakan kurang nyaman saat dibaca atau monitor hanya berukuran kecil dan konten yang kita buat tidak bisa terlihat semaksimal mungkin.

Jangan khawatir, masih ada cara mengurangi kemungkinan konten yang buruk, teman – teman bisa menggunakan sub-heading, memberi ruang kosong, foto, dan potongan kata yang dibuat quote.

Perlu diingat lagi untuk teman – teman, ini merupakan usaha kita agar mempertahankan pengunjung tetap membaca konten kita yang sangat panjang.

Jadi belajar SEO saja tidak cukup, kamu juga harus diimbangi dalam membuat konten yang baik dan rapi. Kamu lihat artikel saya yang dulu, itu sangat berantakan dibanding dengan yang sekarang, namun itu semua akan terlatih jika kita terus belajar.


4. Heading

Heading merupakan format text yang biasanya digunakan untuk menandai bagian pada artikel. Jadi ketika kamu menambahkan heading pada artikel, itu merupakan bagian dari optimasi On-page dari konten kamu.

kalau kamu perhatikan, ada menu pengaturan format heading saat edit / membuat artikel.

Google akan memberikan perhatian pada heading tipe 1 sampai tipe, atau h1 dan h3. Hal ini memberi gambaran untuk kita bahwa heading termasuk bagian penting dalam meningkatkan kualitas SEO konten kamu.

Apa perbedaan untuk masing – masing tipe heading?

#1. H1 digunakan sebagai tanda topik utama

#2. H2 digunakan untuk sub-topik

#3. H3 digunakan untuk menerangkan rincian dari sub-topik

Fungsi utama dari heading bertujuan agar lebih memudahkan pengunjung membaca keseluruhan isi konten kamu.

Jika kamu menerapkan heading maka setiap bagian isi dari artikel bisa dipisah sesuai pembahasan masing – masing.


5. Gambar

Gambar merupakan daya tarik dari sebuah konten, dengan adanya gambar membuat tampilan lebih fresh. Tak bisa dibayangkan jika semua konten isinya hanya text saja dan benar – benar tidak ada gambar sama sekali.

Tentu hal tersebut akan membosankan untuk pengunjung yang sedang membaca konten kamu.

Gambar juga sangat membntu saat konten yang di buat mengarah ke panduan. Biasanya calon pengungjung akan lebih suka melihat konten yang memiliki gambar daripada tidak.

Karena lebih mudah diikuti dan lebih fresh.

Gambar pun sangat wajib ditambahkan jika konten yang kamu buat berisi grafik.

Bagaimana penggunaan gambar yang baik dan benar?

#1. Gunakan gambar sesuai dengan topik

#2. Ganti nama gambar dengan kata kunci / mengandung kata kunci.

#3. Jangan gunakan gambar dengan file yang berukuran besar, gunakan gambar yang ukurannya kecil namun memiliki rosulusi tinggi.

#4. Menggunakan alternatif teks pada gambar.

#5. Hindari penggunaan gambar dengan hak cipta.

Perlu teman – teman ingat, bahwa tidak semua gambar yang ada di hasil pencarian google bebas digunakan, maka itu pastikan gambar yang hendak ditambahkan di artikel tidak mengandung hak cipta.

Selalu gunakan gambar:

  1. Dibuat oleh sendiri
  2. Tidak mengandung hak cipta
  3. Kecuali sudah kamu beli sesuai dengan lisensinya.

Namun saya sendiri menggunakan gambar dalam artikel sebagian ada yang dibuat sendiri dan sebagian mengunduh di internet. Ada beberapa website yang menyediakan gambar namun bisa kamu gunakan, contohnya saja seperti pixabay.com dan pexels.com.


KESIMPULAN

SEO merupakan hal yang wajib kamu pelajari, karna SEO menjadi teknik yang sangat penting dan sangat disarankan untuk di terapkan oleh para blogger untuk mendongkrak trafik blog.

On-page SEO sangat penting untuk menyusun konten.

Namun disamping itu semua, yang paling penting dalam mengelola blog adalah membuat konten yang berkualitas dan menarik, relevan dan membangun. Jika kamu menggunakan platform WordPress untuk ngeblog, disini saya punya rekomendasi plugin apa saja yang terbaik.

Baca: Rekomendasi Plugin WordPress Terbaik


PENUTUP

Mungkin itu saja yang dapat saya tulis mengenai Belajar SEO On-Page.

Jika kurang mengerti atau salah dalam penulisan maupun penyampaian, silahkan diskusikan di form komentar, semoga bermanfaat bagi kita semua.

Nilai kualitas konten


Irvan Nurfazri
Punya cita-cita jadi novelis dan pada akhirnya nyasar jadi penulis blog. Suka banget sama komik Marvel, tapi suka juga robot-robotan.

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *