SEO Blog

Belajar SEO: Mengenal SEO On Page & Off Page Lebih Dalam

Belajar SEO: Mengenal SEO On Page & Off Page Lebih Dalam 1
Ditulis oleh Irvan Nurfazri

IRVAN GEN – Belajar SEO (Search Engine Optimization) merupakan hal yang wajib kamu pelajari dan harus dilakukan jika ingin mendapatkan peringkat satu di halaman pencarian.

Website / Blog kamu akan lebih mendapatkan perhatian dari banyak orang sehingga memiliki peluang lebih baik untuk dikunjungi audiens dalam jumlah yang besar.

Nantinya, jumlah pengunjung ini bisa kamu konversikan sebagai sumber pemasukan.

Dengan berada di peringkat pertama secara otomatis menjanjikan keuntungan yang sangat luar biasa bagi situs blog kamu.

Yang lebih menarik lagi, ilmu SEO ini bukan ekslusif bagi para “Profesional / Master”. Segala sesuatu dapat kita pelajari dan dikembangkan sendiri, sekalipun pemula (termasuk saya) juga bisa belajar dari sekarang.

Melalui artikel ini saya akan berbagi sedikit pengetahuan tentang SEO berdasarkan pemahaman sendiri, dimulai dari tingkat paling dasar.

Ada 2 pembahasan yang akan saya tulis disini. Yaitu, SEO On Page dan SEO Off Page.


HAL YANG PERLU KAMU KETAHUI SEBELUM BELAJAR SEO

Belajar SEO: Mengenal SEO On Page & Off Page Lebih Dalam 2

Sesuai dengan namanya, SEO memang tidak bisa di pisahkan dari mesin pencari.

Sejak pertama mesin pencari diciptakan, teknik – teknik optimasi mesin pencari sebenarnya sudah dikenal.

Ada beberapa versi mengenai kelahiran SEO pertama kali. Menurut Search Engine Land, SEO diperkirakan lahir sekitar tahun 1991. Artinya, hingga saat artikel ini ditulis, ilmu SEO telah ada 28 tahun, bahkan sebelum Google lahir.

Sekitar tahun 1990-an menjadi tonggak awal meroketnya populariitas mesin pencari. Saat itu jumlah pengguna internet belum sebanyak sekarang, namun cukup bertambah jika dibandingkan dekade sebelumnya.

Internet merupakan dunia yang luas, sangat luas. Konten yang dibagikan bisa dibilang tak terhitung jumlahnya. Tanpa adanya tool pencarian, rasanya tidak mungkin kita bisa menemukan informasi dengan mudah sampai saat ini.

Inilah 2 alasan utama para pengguna internet membutuhkan mesin pencari. Fungsi dasarnya:

  1. Indeksasi dokumen di jaringan www;
  2. Menyediakan jawaban berdasarkan query

Hasil pencarian yang mumcul memang di sesuaikan dengan query atau kata kunci yang dimasukkan.

“Jadi pada prinsipnya, pengguna akan menemukan dan mendapatkan apa yang mereka cari, berdasarkan kata kunci ini.”

Permasalah yang kemudian muncul adalah, kualitas informasi yang di tampilkan. Search engine memang menampilkan dokumen atau informasi dengan keyword (kata kunci) yang di inginkan.

Namun, hal ini tidak di imbangi dengan tingan relevansi serta kualitas informasi yang baik.

Banyak pemilik blog / website yang asal – asalan memasukkan kata kunci kedalam halaman blog mereka agar cepat terindeks dan muncul dihalaman pertama hasil pencarian…

… Istilahnya, Keyword Stuffing

Tidak, ini bukan berarti memasukkan keyword ke dalam artikel blog kamu tidak diperbolehkan. Hanya saja, keyword dengan artikel blog kamu haruslah sesuai.

Melibatkan keyword ke dalam artikel bukanlah soal memasukkan keyword tertentu sebanyak – banyaknya.

Untuk apa blog / website muncul di mesin pencari tapi isinya tidak sesuai dengan keinginan pengunjung? Tentu, dari sudut pandang si pengunjung, hasil pencarian seperti ini tidak di butuhkan sama sekali.

Tidak dapat dipungkiri masih banyak pengguna awam (dulunya saya seperti itu) yang belajar SEO dengan menerapkan cara ini. Pedahal, “CARA” ini sudah jelas tidak diperbolehkan, artinya melanggar ketentuan mesin pencari.

“Google saja melarang praktik menggunakan cara ini”

Jika suatu saat kamu bertemu dengan praktisi SEO untuk menerapkan cara ini dalam membuat konten, sebaiknya kamu bersikap kritis dan tidak mempercayainya begitu saja. Saya sungguh tidak menyarankan..

… Bila tidak percaya silahkan teman – teman riset sendiri.

Ya, memang tidak ada aturan baku dalam dunia SEO. Tidak ada juga jalan pintas yang secara mutlak dapat menjamin blog / website solid diposisi paling atas dalam hasil pencarian.

Hanya saja, ada semacam kisi – kisi yang bisa disebut ranking factor atau anjuran optimasi yang bisa kamu jadikan sebagai acuan, itu memang ada.

Contoh sederhananya Google, misalnya, Google memang memberikan anjuran melalui tool seperti Google Search Console. Anjuran yang terdapat disana dapat kamu terapkan pada situs blog agar ‘Lebih disukai’ Google

Hal ini dikarenakan sifat mesin pencari sangat dinamis: Konten dapat berubah dengan sangat cepat dan semua orang dapat terlibat dalam persaingan secara live.

Bukan tidak mungkin, website besar yang sudah lahir bertahun – tahun bisa kamu kalahkan peringkatnya di mesin pencari.

Dalam persaingan di mesin pencari memang di kenal sangat keras, terutama untuk kata kunci populer yang banyak digunakan. Jika kamu tidak mempersiapkan blog / website dengan baik, sebaiknya kamu siap – siap tertinggal dari yang namanya ‘persaingan’.

Bukan hanya antar website saja yang bisa bersaing, antar mesin pencari juga bersaing dengan sengit lho.


SIAPA YANG TIDAK KENAL GOOGLE?

Belajar SEO: Mengenal SEO On Page & Off Page Lebih Dalam 3

Search engine buatan om Sergen Brin dan om Larry Page memang menguasai dunia pencarian di internet.

Bukan bermaksud untuk mengesampingkan search engine lain, tapi Google benar – benar tidak boleh kamu abaikan. Berdasarkan informasi resmi dari ‘Google Search Statistics‘, setiap hari ada seiktar 3,5 milyar pecarian di proses.

Masa iya blog kamu tidak ingin tampil disana agar lebih mudah di akses oleh banyak orang?

Selain Google, memang banyak mesin pencari lain seperti Bing, Yahoo!, Yandex maupun DuckDuckGo. Banyak yang gugur, namun banyak juga yang mulai muncul ke permukaan. Hanya saja, belum berhasil menyaingi popularitas Google.

Ada alasan mengapa Google bisa mempertahankan posisi nomor #1 mereka hingga saat ini.

Pada tahun1998, Larry & Sergey menerbitkan makalah di Stanford University yang berjudul “The Anatomy of a Large-Scale Hypertextual Web Search Engine”.

Makalah ini berisi gagasan menarik bernama PageRanksuatu sistem yang menentukan peringkat di mesin pencari berdasarkan kualitas konten secara keseluruhan, bukan semata soal keyword saja.

PageRank dapat membantu user mendapatkan hasil pencarian yang lebih akurat sesuai yang di harapkan. Beberapa ahli beranggapan bahwa inilah awal mula tekhnik SEO modern di implementasikan.


KONTEN ADALAH RAJA (Content is King)

Belajar SEO: Mengenal SEO On Page & Off Page Lebih Dalam 4

Mesin pencari sudah mengalami banyak perubahan dari waktu ke waktu. Tentu, perubahan ini dipengaruhi oleh prilaku pengguna serta kecanggihan teknologi.

Sebagai gambarannya, Google menambahkan update algoritma mesin pencari miliknya sebanyak 1-2 kali setiap harinya. Dapat kamu bayangkan, seberapa besar perubahannya?

Baca: Update Algoritma Google Terbaru 2019

Tren optimasi nya pun banyak berubah dri waktu ke waktu. Keyword stuffing. Keyword stuffing yang sudah saya singgung diatas hanyalah salah satu contoh saja. Selain itu masih banyak cara yang dulunya diperbolehkan tapi sekarang dilarang.

Salah satu tren paling panas dalam beberapa tahun terakhir ini adalah mobile-friendly

Sudah bukan rahasia lagi bahwa blog / website dengan fitur mobile-friendly, atau situs yang dioptimasi agar bisa diakses dengan baik secara mobile, menjadi fokus Google dalam beberapa tahun terakhir.

Selain itu, kamu perlu mencurahkan perhatian lebih pada konten blog kamu.

Semakin baik konten blog kamu, semikin tinggi juga peluang blog kamu di sukai Google.

Bukan hanya Google saja, mesin pencari lain pun lebih menyukai blog dengan konten kualitas baik. Seperti yang sudah saya sebutkan diatas, kualitas konten bukan hanya soal jumlah keyword saja.

Keterkaitan konten dengan keyword secara keseluruhan dapat secara signifikan mempengaruhi peringkat blog kamu di halaman hasil pencarian.

Penjelasan lebih mendalam mengenai konten akan dibahas pada bagian selanjutnya. Jadi, teruskan membaca artikel ini hingga habis ya.


ALASAN KAMU PERLU BELAJAR SEO

Belajar SEO: Mengenal SEO On Page & Off Page Lebih Dalam 5

Mesin pencari menawarkan potensi luar biasa bagi kesuksesan kamu di dunia online. Di tengah – tengah kerasnya persaingan yang ada, rasanya tidak ada alasan lagi bagi kamu untuk mempertimbangkan mesin pencari sebagai salah satu kanal efektif untuk mendatangkan visitor blog / website.

Nahh, SEO dapat menjadli senjata rahasia blog kamu sukses di dunia online jika konten yang kamu tulis berkualitas baik dan bermanfaat untuk pembaca.

Inilah 5 Alasan Kamu Perlu Belajar SEO:

1. Belajar SEO adalah Investasi

Perlakukanlah belajar SEO sebagai investasi yang suatu saat hasilnya dapat kamu tuai. Hasilnya akan setimpal dengan kerja keras-mu: Popularitas website meningkat dan peluang konversi penjualan terbuka lebar.

2. Tampil Lebih Mudah di Mesin Pencari

Halaman hasil pencarian memberikan panggung bagi website untuk unjuk gigi. Dengan SEO, website kamu dapat tampil lebih mudah dihasil pencarian. Tingginya relevansi keyword dengan konten yang kamu miliki turut mempengaruhi hal ini.

3. Mampu Memengaruhi Keputusan Pembelian

Berdasarkan riset dari Contributor, pelanggan yang melihat konten berkualitas di internet memiliki peluang 131% lebih tinggi untuk membeli dari brand yang sama. Bayangkan brand tersebut milik kamu dan berada di peringkat satu halaman pencarian.

4. Iklan Gratis

Berbekal SEO, website kamu dapat tampil di peringkat atas halaman pencarian dan dapat diakses kapan saja dari sana, ini seperti iklan gratis yang dipasang terus-menerus.

5. Peringkat Pertama Hasil Pencarian Lebih Banyak Mendapatkan Klik

Menurut Search Engine Watch, 33% pengguna lebih memilih hasil pencarian yang berada di peringkat pertama. Hasil yang diraih peringkat ke-2 dan ke-3 cukup jauh berbeda, hanya sekitar 17% dan 11% saja. Jadi, mengapa bukan kamu yang berada di sana?


PERSIAPAN BELAJAR SEO

Belajar SEO: Mengenal SEO On Page & Off Page Lebih Dalam 6

Sebelum menerapkan SEO ke dalam blog / website, kamu perlu melakukan beberapa konfigurasi trlebih dahulu.

1. Pasang Google Analytics pada Blog / Website

Pasang Google Analystics pada situs untuk menganalisa data pengunjung yang masuk ke situs kamu. Lewat tool besutan Google ini, kamu dapat melihat dari mana mereka berasal, berapa lama mereka di website kamu, jumlah pengunjung harian / mingguan / bulanan, dan masih banyak lagi.

Baca: Cara Daftar dan Memasang Google Analytics untuk Blog

Data Analisis ini selanjutnya dapat kamu gunakan untuk menentukan keputusan apa yang tepat untuk kedepannya.

2. Daftarkan Situs di Google Webmaster Tools

Pentingnya mendaftarkan situs ke Google Webmaster Tool supaya kamu dapat memantau halaman mana saja dari blog kamu yang sudah di index Google.

Kalau saya bilang ini adalah pintu masuk mesin pencari bisa menenumkan situs blog kamu di hasil pencarian Google.

Baca: Cara Mendaftarkan Blog / Website ke Google Webmaster Tools

Selain itu, Google Webmaster Tools juga akan memberikan masukan terhadap blog / website kamu agar memiliki perfoma yang lebih baik lagi.

3. Kamu Dapat Memanfaatkan Google Adword Untuk Mendongkrak SEO

Google Adword merupakan layanan untukk beriklan dihalaman mesin pencari Google. Tools ini memang sangat efektif, bisa dibilang membeli traffik yang masuk blog / website kamu.

Namun, karena sifatnya iklan, kamu memerlukan biaya agar blog / website dapat tampil disana. Biayanya bervariasi, bisa saja kamu menghabiskan banyak biaya supaya iklan kamu berhasil dengan baik.


APA ITU SEO ON-PAGE?

Belajar SEO: Mengenal SEO On Page & Off Page Lebih Dalam 7

SEO On-page adalah salah satu bentuk atau teknik optimasi SEO yang di terapkan pada konten yang kamu terbitkan. Saat konten kamu terbit, maka disitulah kamu menerapkan SEO di dalamnya.

Jadi pada saat membuat artikel, kamu seharusnya sudah mengerti bagaimana SEO tersebut bekerja pada sebuah artikel supaya muatan artikel lebih maksimal untuk optimasi SEO

1. SEO On-Page menjadi salah satu kunci SEO

Setelah konten yang sudah dibuat lalu diterbitkan, maka secara otomatis mesin pencari mencoba menumukan konten kamu. Pencarian ini berdasarkan keyword yang dipakai pada konten tersebut, kejelasan, dan lainnya.

Hal -hal tersebut merupakan bagian dari pengelolaan SEO On page.

Yang saya ketahui, secara garis besar SEO On-page terbagi menjadi lima komponen utama yaitu, Judul, Heading, URL dan Permalink, Gambar dan konten itu sendiri.

Judul merupakan peranan penting untuk meningkatkan kualitas SEO.

2. Keyword (Kata kunci)

Hal pertama yang dilakukan adalah, kamu harus melakukan riset keyword yang akan di pakai untuk membuat konten.

Ini bertujuan menjaga supaya saat penulisan kamu bisa menentukan fokus kata yang dipakai.

Keyword menjadi kunci yang paling banyak di cari oleh calon pengunjung. Misalnya, jika kamu ingin membuat artikel tentang Blogger atau SEO, maka kamu harus mencari keyword atau kalimat apa yang paling banyak dicari oleh calon visitor yang berhubungan dengan SEO atau Blogger.

Semakin banyak keyword itu dicari, semakin bagus juga keyword tersebut untuk di buat kontennya dan dikembangkan dengan tujuan optimasi SEO.

Contohnya seperti konten yang menggunakan keyword “panduan blogspot“. Jadi semua pembahasan harus fokus kepada keyword “panduan blogspot” isinya seperti membahas pengaturan blogger, cara memasang gadget dan lain sebagainya.

Riset mencari keyword bisa dilakukan dengan menggunakan tools gratis…

… Banyak kok tools riset keyword gratis yang disediakan di internet seperti Ubbersugest, Google Keyword Planner, Google Trend dan Google Suggest.

Bahkan kamu juga bisa melakukan riset beberapa kali, mengumpulkan beberapa keyword pada sebuah daftar tabel. Sehingga kedepannya bisa langsung membuat beberapa artikel tanpa melakukan riset kembali.

Carilah keyword yang relevan dengan konten kamu, semakin relevan semakin baik juga.

Kata kunci juga sangat di sarankan digunakan di Judul, URL, didalam konten, dan bisa gunakan dalam gambar dengan cara memberi nama.

Hal yang perlu di perhatikan saat menentukan kata kunci adalah:

  1. Besar pencarian yang di lakukan.
  2. Relevansi dengan artikel yang ingin dibuat.
  3. Lihat website lain yang menggunakan keyword serupa. Cari dan bandingkan apa saja yang bisa di kembangkan nntinya.

3. Judul

Setelah menemukan keyword yang tepat, kamu perlu menentukan judul yang sesuai dengan keyword yang kamu temukan untuk digunakan.

Saat membuat judul, usahakan judul tetap mengandung keyword.

Sebagai contoh, konten ini menggunakan kata kunci “tutorial SEO” dengan judul “Tutorial SEO: Mengenal SEO On-Page  dan SEO Off-Page”.

Judul yang dibuat juga harus menarik sehingga bisa di gunakan sebagai daya tarik pengunjung agar lebih mendapat banyak klik dan bisa mendeskripsikan secara luas isi dari konten.

Apa saja yang perlu diperhatikan saat membuat judul untuk SEO?

#1. Daya Tarik
Judul yang kamu tentukan harus menarik.

Tujuannya adalah untuk mengundang calon visitor agar meng-klik artikel yang kita buat.

#2. Jangan Membuat Judul dengan Arti Ganda
Jangan membuat judul dengan arti ganda atau hanya menggunakan satu kata.

Jika judul yang di buat berarti ganda, maka yang terjadi adalah calon visitor akan bingung karena tidak bisa langsung menyimpulkan isi dari artikel.

Bisa mendeskripsikan isi dari artikel adalah fungsi utama dari judul.

Mesin pencari memiliki kemampuan untuk menetukan topik dari artikel kamu dari judulnya saja,  semakin judul sesuai dengan isi artikel maka semakin baik nilai SEO artikel kamu.

Sebagai gambaran saja, kamu bisa memasukan keyword pada judul artikel seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya. Itu akan lebih baik untuk kinerja SEO konten kamu.

Kamu juga bisa mencoba menulis judul pada sebuah kertas dan diberikan pada teman. Minta teman-mu untuk menjelaskan isi dari kontennya.

Jika apa yang di jelaskan sesuai dengan isi dari konten, maka judul yang kamu buat tadi sudah baik dan bisa mewakili isi dari konten.

#3. Perhatikan Jumlah Karakter
SEO bekerja dengan baik jika judul yang digunakan hanya 20 – 60 karakter dengan batasan 2 – 20 kata.

Ini di karenakan mesin pencari hanya akan menampilkan 60 karakter pertama dari judul konten kamu. Jika lebih, maka judul yang kamu buat hanya akan menampilkan 60 karakter saja dan sisanya dengan tanda titik – titik (…)

Meskipun demikian, kamu masih bisa menyesuaikan jika harus menggunakan judul yang panjang, yaitu dengan cara mengatur meta title.

Format menentukan judul yang kebanyakan dipakai

Kebanyakan penulis akan gunakan format berikut untuk menentukan judul dari konten yang akan dibuatnya.

  1. <kosong> Rahasia dari <kosong>
  2. Bagaimana cara untuk <kosong>
  3. Kenapa <kosong> membutuhkan <kosong>

Intinya, yang perlu teman – teman ingat adalah calon pengunjung pasti datang dengan pertanyaan. Sehingga yang perlu kamu lakukan adalah membuat judul yang paling tidak menggambarkan jawaban dari pertanyaan.

4. URL & Permalink

Jika kamu mengunjungi sebuah halaman website maka disetiap artikelnya akan menampilkan URL yang berbeda – beda.

Terkadang ada yang menggunakan judul artikel itu sendiri ada juga yang menggunakan Simbolik.

Untuk memaksimalkan SEO, saya sarankan untuk menggunakan permalink yang mengandung kata kunci. Untuk contohnya pada artikel ini mengandung kata kunci SEO maka saya menggunakan permalink www.irvannurfazri/seo/belajar-seo-on-page-off-page/.

Baca: Cara Mengubah Permalink WordPress

Perlu diingat untuk teman – teman, URL diatas tidak menggunakan kata “dan” dikarnakan kata tersebut merupakan “stop-word” atau bisa dibilang “kata dasar” yang tidak mempengaruhi SEO konten.

Hal apa saja yang perlu diperhatikan saat menentukan URL / Permalink?

  1. Hindari kata dasar
  2. Gunakan URL yang pendek namun sudah mewakili isi dari konten
  3. Tempatkan keyword pada URL
  4. Setiap kata menggunakan kata penghubung (  )

5. Konten

Inti dari artikel adalah kontennya. Konten yang berkualitas baik membuat pengunjung betah dan bertahan lama untuk membaca artikel kamu, bahkan bisa kembali lagi suatu saat jika ingin membaca atau ada informasi terbaru dari blog kamu.

Perlu teman – teman ketahui, saat ini algoritma Google sudah mempertimbangka isi dari konten untuk hasil mesin pencari yang dilakukan.

Tentu, konten yang relevan dan sesuai dengan topik pembahasan akan menaikan nilai SEO konten kamu sendiri dan bisa jadi mendapatkan posisi teratas di hasil pencarian.

Mesin pencari hanya menampilkan satu baris konten, maka dari itu kamu perlu menunjukan jika artikel yang kamu buat terdapat nilainya.

Nilai apa yang dimaksud?

Nilai yang dimaksud saya adalah isi konten yang mengindikasikan jawaban dari apa yang sedang dicari oleh calon pengunjung.

Bagaimana membuat konten yang baik dalam sisi SEO?

#1. Ulangi Kata dan Frasa
Mengulang kata dan frasa yang sama merupakan cara supaya konten yang kamu buat menuju pada satu topik.

Tidak hanya 1 atau 2 kali, akan tetapi beberapa kali pengulangannya.

Perlu teman – teman ingat bahwa jangan pernah memaksakan kata dan frasa yang berulang, kadang hal tersebut bisa membuat isi konten keluar dari topik pembahasan.

#2. Batasi jumlah kata
Membatasi jumlah kata hampir sama dengan membuat judul, konten juga butuh batasan jumlah kata.

Paling tidak tiap – tiap bagian mengandung 3 – 4 paragraf, hanya mengandung 4 – 6 baris pada setiap paragraf, dan 13 – 15 kata disetiap barisnya.

Biasanya saya sendiri menggunakan 2 sampai 4 baris untuk setiap paragraf.

Hal ini bertujuan supaya konten yang kita buat tetap nyaman untuk dibaca pengunjung, bila kamu kurang yakin, silahkan riset dengan cara buat artikel tanpa mengatur penggunaan paragraf dan baris yang dianjurkan. Lebih enak dibaca yang mana?

#3. Pisahkan Setiap Bagian
Terkadang artikel membutuhkan pembahasan yang sangat panjang. Ini akan mengurangi kenyamanan pengunjung saat membaca, bisa jadi dikarenakan kurang nyaman saat dibaca atau monitor hanya berukuran kecil dan konten yang kita buat tidak bisa terlihat semaksimal mungkin.

Jangan khawatir, masih ada cara mengurangi kemungkinan konten yang buruk, teman – teman bisa menggunakan sub-heading, memberi ruang kosong, foto, dan potongan kata yang dibuat quote.

Perlu diingat lagi untuk teman – teman, ini merupakan usaha kita agar mempertahankan pengunjung tetap membaca konten kita yang sangat panjang.

Jadi belajar SEO saja tidak cukup, kamu juga harus diimbangi dalam membuat konten yang baik dan rapi. Kamu lihat artikel saya yang dulu, itu sangat berantakan dibanding dengan yang sekarang, namun itu semua akan terlatih jika kita terus belajar.

6. Heading

Heading merupakan format text yang biasanya digunakan untuk menandai bagian pada artikel. Jadi ketika kamu menambahkan heading pada artikel, itu merupakan bagian dari optimasi On-page dari konten kamu.

kalau kamu perhatikan, ada menu pengaturan format heading saat edit / membuat artikel.

Google akan memberikan perhatian pada heading tipe 1 sampai tipe, atau h1 dan h3. Hal ini memberi gambaran untuk kita bahwa heading termasuk bagian penting dalam meningkatkan kualitas SEO konten kamu.

Apa perbedaan untuk masing – masing tipe heading?

#1. H1 digunakan sebagai tanda topik utama

#2. H2 digunakan untuk sub-topik

#3. H3 digunakan untuk menerangkan rincian dari sub-topik

Fungsi utama dari heading bertujuan agar lebih memudahkan pengunjung membaca keseluruhan isi konten kamu.

Jika kamu menerapkan heading maka setiap bagian isi dari artikel bisa dipisah sesuai pembahasan masing – masing.

7. Gambar

Gambar merupakan daya tarik dari sebuah konten, dengan adanya gambar membuat tampilan lebih fresh. Tak bisa dibayangkan jika semua konten isinya hanya text saja dan benar – benar tidak ada gambar sama sekali.

Tentu hal tersebut akan membosankan untuk pengunjung yang sedang membaca konten kamu.

Gambar juga sangat membntu saat konten yang di buat mengarah ke panduan. Biasanya calon pengungjung akan lebih suka melihat konten yang memiliki gambar daripada tidak.

Karena lebih mudah diikuti dan lebih fresh.

Gambar pun sangat wajib ditambahkan jika konten yang kamu buat berisi grafik.

Bagaimana penggunaan gambar yang baik dan benar?

#1. Gunakan gambar sesuai dengan topik

#2. Ganti nama gambar dengan kata kunci / mengandung kata kunci.

#3. Jangan gunakan gambar dengan file yang berukuran besar, gunakan gambar yang ukurannya kecil namun memiliki rosulusi tinggi.

#4. Menggunakan alternatif teks pada gambar.

#5. Hindari penggunaan gambar dengan hak cipta.

Perlu teman – teman ingat, bahwa tidak semua gambar yang ada di hasil pencarian google bebas digunakan, maka itu pastikan gambar yang hendak ditambahkan di artikel tidak mengandung hak cipta.

Selalu gunakan gambar:

  1. Dibuat oleh sendiri
  2. Tidak mengandung hak cipta
  3. Kecuali sudah kamu beli sesuai dengan lisensinya.

Namun saya sendiri menggunakan gambar dalam artikel sebagian ada yang dibuat sendiri dan sebagian mengunduh di internet. Ada beberapa website yang menyediakan gambar namun bisa kamu gunakan, contohnya saja seperti pixabay.com dan pexels.com.


APA ITU SEO OFF-PAGE?

apa itu seo off page - #irvangen
apa itu seo off page – #irvangen

Off-page SEO merupakan tindakan yang diambil dari luar situs blog kamu untuk mempengaruhi peringkat dalam mesin pencari.

Belajar SEO tidak hanya fokus pada konten saja melainkan harus mempelajari bagaimana mengelola hal – hal yang diluar konten untuk mendukung optimasi SEO pada halaman website.

SEO yang tidak termasuk dalam bagian dari page merupakan SEO Off-page.

Off-page SEO sangat mempengaruhi bagaimana SEO bekerja, bagaimana mesin pencarian menentukan untuk bagian mana yang akan di tampilkan lebih dlu?, dan itu menggunakan element off-page SEO.

Pada kasus tertentu, mesin pencari menggunakan authority untuk mementukan konten mana yang memiliki kualitas baik.

Di bagian ini saya akan coba menjelaskan satu per satu hal apa saja yang ada pada SEO off-page berdasarkan pengetahuan dan pemahaman pribadi.

1. Element Off-page

Saya akan bahas 3 hal mengenai SEO off-page yaitu, authority, backlink dan Interlinking.

Mari kita ulas satu per satu dimulai dari authority.

Authority

Authority merupakan penentu bagaimana mesin pencari akan menentukan bahwa blog kamu dengan domain tersebut merupakan blog yang berkualitas baik.

Hal ini akan menjadi penentuan peringkat blog atau domain kamu di hasil pencarian.

Mesin pencari akan menanpilkan hasil pencarian dengan beberapa pertimbangan untuk memastikan bahwa blog / website tersebut dapat dipercaya.

Bagaiama cara meningkatkan Authorirty?

Ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi authority blog / website kamu. Dibawah ini saya ulas satu per satu.

#1. Site History

Kamu harus meneliti terlebih dahulu apakah domain kamu mempunyai sejarah apa tidak. Hal ini dikarnakan bisa saja memengaruhi kualitas authority dari domain kamu.

Apakah domain kamu pernah dipakai untuk tidak kejahatan? Seperti web spamming, phising dan lain sebagainya.

Apakah domain kamu pernah digunakan untuk penggunaan SEO yang buruk?

Saya harap semua itu tidak pernah terjadi dan jangan pernah lakukan. Kenapa? Karna jika domain kamu sudah pernah mengalami hal tersebut dan terdeteksi oleh Google sebagai domain yang berbahaya, maka akan sulit untuk meningkatkan authority.

Sebagai contoh, pada saat kamu belajar SEO dan menerapkan beberapa aturan SEO yang berlebihan pada blog kamu. Maka Google akan mendeteksi aturan tersebut dan bisa saja domain kamu ditandai sebagai domain yang berbahaya.

2. Traffic Trend

Tidak terlalu penting juga berapa banyak blog kamu dikunjungi. Bagaimana kecenderungan traffic pada blog kamu yang lebih penting, jika traffic blog kamu cenderung naik maka nilai autoritynya akan semakin baik.

Sebaliknya, jika traffic menurun maka akan mengurangi nilai authority blog kamu.

Baca: Strategi Meningkatkan Pengunjung Blog Dengan Cepat

Kecenderungan traffic yang menurun menunjukkan ada yang salah pada blog / website tersebut dan jika tidak di tanggani segera maka bisa jadi blog tersebut akan tenggelam dalam hasil pencarian.

3. Site Age

Semakin lama domain kamu aktif akan menambah nilai dari authority. Mesin pencari akan lebih percaya dengan domain yang sudah berumur, sudah lama aktif, dari pada domain yang baru saja diaktifkan.

Jika domain kamu termasuk domain yang baru diaktifkan, kamu bisa menaikkan kepercayaan dari mesin pencari dengan melakukan perpanjangan domain kamu dan memastikan tanggl kadaluarsa lebih dari 12 bulan.

4. Konten

Original, Unik dan menarik adalah hal yang wajib kamu terapkan pada konten kamu.Semakin baik konten kamu maka banyak pengunjung yang membagikan konten tersebut.

Saat pengunjung membagikan konten kamu, secara otomatis ini bisa menjadi dampak besar penyebaran blog / website kemana-mana.

Jadi, sangat penting dalam membuat konten yang menarik dan bagus.

5. Link Equity

Kepercayaan mesin pencari pada blog kamu di bangun juga dari kepercayaan melalui blog / website lain.

Kepercayaan blog kamu menjadi salah satu poin kekuatan blog untuk menempati peringkat tertinggi di hasil pencarian…

… Kekuatan tersebut akan terbangun dari popularitas blog kamu.

6. Jumlah Link

Bagaimana jumlah link bisa mempengaruhi popularitas blog / website kamu?

Referensi dari blog lain ke blog kamu akan sangat membantu mesin pencari untuk menentukan bahwa blog kamu terpercaya.

Links disini bisa menggunakan link dari sosial media layaknya seperti twitter.com dan facebook.com, atau lain sebagainya.

Jadi tetap hubungkan blog kamu dengan layanan – layanan tersebut untuk optimasi SEO blog kamu.

Bisa dengan memposting tautan yang berhubungan dengan blog kamu atau dengan menyatukan blog kamu pada biografi profil.

7. Jumlah Domain 

Referensi dari domain unik dapat menjadi poin yang baik untuk meningkatkan kepercayaan blog kamu.

Bagaimana agar blog / website lain mau mereferensikan blog kamu?

Hal yang harus diperhatikan adalah konten. Konten yang menarik dan baik akan membuat pengunjung atau pengelola blog lain mencoba untuk mereferensikan blog yang sedang kamu kelola.

Contohnya, blog kamu memiliki konten – konten yang berkualitas baik, kemudian saya memberikan referensi bahwa blog yang kamu kelola wajib untuk dikunjungi karena terdapat konten yang sangat bermanfaat.

Maka saya mencantumkan link didalam artikel saya menuju blog milik kamu.

Tentu ini akan sangat menguntungkan.

… Benar?

2. Backlink & Link

Ada banyak cara untuk melakukan link building atau membangun link pada situs blog kamu.

Saya akan coba menguraikan satu per satu hal apa saja yang perlu teman – teman perhatikan saat membangun backlink.

1. Profil dan Postingan Media Sosial

Membangun link blog kamu melalui media sosial dengan menyertakan link blog di profil media sosial.

Semua link yang kamu sertakan di media sosial tersebut akan terhitung sebagai ‘total link‘ yang terhubung ke situs blog.

Boleh saja kamu menyebarkan konten atau alamat situs, asalkan jangan berlebihan. Nanti akan dianggap sebagai spam, jadi bagikan saja konten yang bermafaat bagi semua orang.

2. Yelp.com

Situs ini bisa kamu gunakan untuk mendaftarkan bisnis kamu sehingga terdaftar di situs mereka. Saat proses pendaftaran masukan alamat blog milik kamu agar bisa menjadi backlink dari situs mereka.

Sebelum mendaftarkan bisnis kamu, pastikan dulu bahwa blog / website kamu belum terdaftar disitus itu dengan cara melakukan pencarian melalui Yelp.

3. Komentar blog

Sebenarnya saya ragu untuk memberi saran membangun backlink dengan cara berkomentar di blog. Mengapa? Tidak sedikit orang yang membangun backlink di form komentar blog hanya dengan menempelkan alamat situs saja.

Bisa saja nanti blog mereka ditandai sebagai spam, sehingga blog tersebut kena dampak efek buruk dari penyalahgunaan SEO.

Perlu diingat, algoritma Google sudah mulai menyaring daftar link yang berasal dari komentar, hal ini dikarenakan banyak sekali komentar spam yang bermunculan.

Supaya komentar kamu tidak masuk ke kategori spam dan merusak reputasi blog, kamu bisa menggunakan cara ini.

1. Memberikan komentar yang relevan

Misalnya, kamu sedang mengunjungi blog milik orang lain dengan artikel “cara mengobati alergi” kemudian ada seseorang yang bertanya melalui komentar “bagaimana cara pencegahannya”

Nah jika kebetulan kamu memiliki konten yang relevan ‘cara mencegah dan mengobati penyakit alergi’ kamu bisa menyuruh orang tersebut untuk berkunjung ke blog kamu. Misalnya, pencegahan penyakit alergi ada di blog saya, silahkan berkunjung.

2. Tidak menyertakan Alamat blog / website pada komentar

3. Memasang gravatar pada profil yang kamu gunakan (jika menggunakan WordPress)

Dari ke-3 cara tersebut bisa kamu coba untuk mengenalkan blog / website kamu melalui komentar dan tentu saja akan menaikkan kepercayaan mesin pencari.

Ingat jangan disalahgunakan yaa..

4. Forum

Saat ini berkomentar pada blog / website tidak bagus dan memang tidak disarankan, akan tetapi bisa dicoba untuk mengenalkan blog / website kamu di forum.

Lengkapi profil kamu dan jawablah pertanyaan yang diajukan oleh member lain. Sehingga apabila member lain mengunjungi profil kamu dan melihat alamat situs, bisa jadi member tersebut tertarik untuk berkunjung.

5. Interlinking

Cara lain yang bisa kamu terapkan untuk memberikan kenyamanan pada pengunjung adalah dengan menggunakan internal link.

Link tersebut akan berguna untuk navigasi blog kamu dan berpindah dari satu mater ke materi yang lain.


KESIMPULAN

SEO merupakan hal yang wajib kamu pelajari, karna SEO menjadi teknik yang sangat penting dan sangat disarankan untuk di terapkan oleh para blogger untuk mendongkrak trafik blog.

On-page SEO sangat penting untuk menyusun konten.

Off-page SEO menjadi langkah ke-2 setelah proses penulisan konten selesai.

Namun disamping itu semua, yang paling penting dalam mengelola blog adalah membuat konten yang berkualitas dan menarik, relevan dan membangun. Jika kamu menggunakan platform WordPress untuk ngeblog, disini saya punya rekomendasi plugin apa saja yang terbaik.

Baca: Rekomendasi Plugin WordPress Terbaik


PENUTUP

Mungkin itu saja yang dapat saya tulis mengenai Belajar SEO Dasar Untuk Pemula: Mengenal SEO On-page & Off-page.

Jika kurang mengerti atau salah dalam penulisan maupun penyampaian, silahkan diskusikan di form komentar, semoga bermanfaat bagi kita semua.

Tentang Penulis

Irvan Nurfazri

No one can bring you true happiness except Allah

Instagram : ig.com/irvan_gen

2 Comments

Tinggalkan Komentar