Pemrograman PHP Part 1 : Memahami Prosedur dan Fungsi


Pemrograman PHP Part 1 : Memahami Prosedur dan Fungsi 1

IRVAN GEN – PHP merupakan bahasa wajib bagi seorang programmer web, bahasa program ini telah digunakan lebih dari 75% web server di seluruh dunia. Data ini berdasarkan dari Wikipedia. Di artikel ini Saya akan mengulas sedikit tentang memahami prosedur dan fungsi pemrograman dari PHP.

Banyak fungsi built-in dari php yang sering kita gunakan seperti, unset( ), print_r (), print( ) dan lainnya. Selain fungsi tersebut, kita juga dapat membuat fungsi sendiri sesuai dengan kebutuhan.

Fungsi adalah sekumpulan instruksi yang dibungkus dalam sebuah blok, fungsi juga bisa digunakan ulang tanpa harus menulis instruksi yang didalamnya. Fungsi php juga dapat dibuat dengan kata kunci function, kemudian diikuti oleh nama fungsi.

Sebagai contoh :

function namaFungsi(){
  // komentar
}

Kode instruksi dapat kita tulis di dalam kurung kurawal ({..})

Contohnya

// Contoh Membuat Fungsi
function perkenalan(){
echo Hallo, apa kabar, </br>;
echo “perkenalkan nama Saya Irvan</br>;
 echo “Senang berkenalan dengan Kamu<br/>”;
echo Ini adalah contoh untuk membuat fungsi</br>;
}

Fungsi diatas yang sudah Kita buat tidak akan menghasilkan apapun, jika Kita tidak memanggilnya. Kita bisa memanggil fungsi dengan menulis namanya.

Seperti :

contoh();

Kurang lebih kode lengkapnya seperti ini.

<?php
// Contoh Membuat Fungsi
function perkenalan(){
 echo “Hallo, apa kabar, </br>”;
 echo “Perkenalkan nama Saya Irvan</br>”;
 echo “Senang berkenalan dengan Kamu<br/>”;
 echo “Ini adalah contoh untuk membuat fungsi</br>”;
}

// pemanggilan fungsi yang sudah dibuat
perkenalan();

echo “<hr>”;

// memanggilnya kembali
perkenalan();
?>

Jika kita jalankan, maka hasilnya akan seperti ini.

Pemrograman PHP Part 1 : Memahami Prosedur dan Fungsi 3

Jika Kamu mengikuti langkah diatas, dan berhasil memanggil fungsi. Kita lanjut ke pembahasan selanjutnya.

Artikel PHP Lainnya

1.1 Parameter dengan Nilai Default

Nilai default bisa Kita berikan di parameter, nilai default ini berfungsi untuk mengisi nilai sebuah parameter. Jika parameter tersebut tidak diisi nilainnya.
Misalkan, Saya lupa mengisi parameter ucapan, maka program tersebut akan error. Karena itu, kita perlu memberi nilai default agar tidak terjadi error.
Sebagai contohnya.
<?php
// membuat fungsi
function perkenalan($nama, $salam){
  echo $salam.“, “;
  echo “Perkenalkan, nama saya “.$nama.“<br/>”;
  echo “Senang berkenalan dengan Kamu<br/>”;
  echo “Ini adalah contoh untuk membuat fungsi<br/>”;
}

// memanggil fungsi yang sudah dibuat
perkenalan(“Irvan”, “Hi”);

  echo “<hr>”;

  $saya = “Zidan”;
  $ucapanSalam = “Selamat Malam”;
  // memanggilnya lagi
  perkenalan($saya, $ucapanSalam);
?>

Hasilnya akan terlihat seperti ini.

 

Pemrograman PHP Part 1 : Memahami Prosedur dan Fungsi 4

Kita lanjut lagi ke pembahasan selanjutnya.

1.2 Fungsi yang Mengembalikan Nilai.

Hasil nilai dari fungsi mungkin saja kita membutuhkannya untuk pemrosesan selanjutnya, karena itu Kita harus membuat fungsi yang dapat mengembalikan nilai. Pengembalian nilai dalam fungsi bisa gunakan kata kunci return.
Ini contohnya :
<?php
// fungsi yang mengebalikan nilai
function hitungUmur($thn_lahir, $thn_sekarang){
  $umur = $thn_sekarang $thn_lahir;
  return $umur;
}

echo “Umur Saya adalah “. hitungUmur(1998, 2018) .” tahun”;
?>

Ini hasil output dari kode diatas, fungsi mengembalikan nilai.

Pemrograman PHP Part 1 : Memahami Prosedur dan Fungsi 5

1.3 Memanggil Fungsi didalam Fungsi

Fungsi yang sudah Kita buat sebelumnya, bisa juga Kita panggil didalam fungsi lain.
Contohnya.
<?php
// Memanggil fungsi didalam fungsi
function hitungUmur($thn_lahir, $thn_sekarang){
  $umur = $thn_sekarang $thn_lahir;
  return $umur;
}

function perkenalan($nama, $salam=“Assalamualaikum”){
  echo $salam.“,<br/> “;
  echo “Perkenalkan, nama saya “.$nama.“<br/>”;
  // memanggil fungsi lain
  echo “Saya berusia “. hitungUmur(1998, 2018) .” tahun<br/>”;
  echo “Senang berkenalan dengan Kamu<br/>”;
}


// memanggil fungsi perkenalan
perkenalan(“Irvan”);

?>

Hasilnya bisa dilihat.

Pemrograman PHP Part 1 : Memahami Prosedur dan Fungsi 6

1.4 Fungsi Rekursif

Fungsi rekursif adalah fungsi yang memanggil dirinya sendiri, fungsi ini biasanya digunakan untuk menyelesaikan masalah sepeti faktorial, bilangan fibbonaci, pemrograman dinamis, dll.
Contoh dari fungsi rekursif :
<?php

function faktorial($angka) {
  if ($angka < 2) {
    return 1;
  } else {
  // memanggil dirinya sendiri
  return ($angka * faktorial($angka1));
  }
}

// memanggil fungsi
echo “faktorial 5 adalah “ . faktorial(5);

?>

Maka hasilnya.

Pemrograman PHP Part 1 : Memahami Prosedur dan Fungsi 7

Sekian penjelasan dari artikel ini, jika Kamu masih kurang paham. Silahkan diskusikan di form komentar dibawah ini. Semoga dapat bermanfaat bagi kita semua. Terima Kasih.

Nilai kualitas konten


Irvan Nurfazri
Fakir ilmu yang selalu berusaha memantaskan diri dihadapan-Nya.Menulis apa yang saya sukai dan berbagi apa yang saya ketahui.

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *