5 Perbedaan Garansi Resmi dan Distributor Pada Hp Xiaomi

xiaomi.global
Ditulis oleh Soni Agustian

Ternyata masih banyak orang yang belum menyadari apa perbedaan daripada garansi resmi dan garansi distributor pada ponsel Xiaomi.

Ya, karena emang menurut mimin pribadi sih perbedaannya tak begitu mencolok apalagi untuk pemula yang baru pegang Xiaomi.

Tapi mau tidak mau harus tau deh sedikit saja perbedaannya agar saat beli nanti ga ada nyeselnya alias tau konsekuensi jika ambil yg ini resiko begini dan seterusnya.

Jadi maksudnya resmi disini yaitu barang HP Xiaomi-nya itu datang ke Indonesia ya lewat importir resmi Xiaomi Indonesia bukan melalui distributor distributor yang belum tentu ada izin meski telah membayar bea cukai juga.

Siapa sih yang tidak tertarik dengan ponsel berspesifikasi gahar tapi harganya murah banget, ya itulah emang yang kita kenal dengan Xiaomi.

Jika garansi resminya saja sudah murah apalagi yang distributor ya? Hehe namanya org sob meski udah murah kalau ada yang lebih murah lagi diambil lah.

Kebanyakan orang berpikiran bahwa Garansi Distributor itu cepat rusak, hal ini sangat saya bantah loh ya karena saya sendiri dulu pernah memakai ponsel Xiaomi bergaransi distri tapi bisa untuk jangka pemakaian 3 tahun.

Nah namun buat kalian yang sedang memperhitungkan demikian antara ambil garansi resmi atau distri, berikut jejaker coba beri penjelasanhya biar yakin.

Perbedaan Garansi Resmi Garansi dan Distributor HP Xiaomi

Salah satu enaknya dari Xiaomi meski garansi resmi atau distributor, tapi tetap saja kok cara menyembunyikan aplikasi di xiaomi masih mudah ketimbang hp lainnya. Jadi perbedaannya yang mencolok kurang lebih seperti ini.

1. Garansi Resmi Selalu ROM Global Stable

Inilah kelebihan daripada ponsel Xiaomi yang garansi Resmi TAM, yaitu ROM yang terpasang HPnya bukan bertipe Developer, biasanya yang sering beli HP Xiaomi pasti tau yakni HP tersebut berbahasa Cina.

Jadi kalau d HP Xiaomi garansi resmi ini kita pakai ROM yang sudah stabil alias tidak ada bug dari uji coba melainkan sudah Fixed tidak ada masalah sedikitpun dari segi manapun.

Sehingga yang lagi nyari ponsel Xiaomi dan tipe orangnya tidak ingin ribet, garansi resmi adalah saran paling Utama.

Agar tidak menyalahkan brandnya ah hp apa ini ribet banget eh taunya beli yg distribusi orang ya gatau apa-apa ya percuma.


2. Garansi Distributor Memiliki Spek Atau Kapasitas Tinggi

Selanjutnya ini cukup berbeda, jika tadi kelebihan pada garansi resmi ponsel Xiami maka sekarang kelebihan jika garansi distributor dong.

Jadi sob, enaknya garansi distributor ini tipe yang masuk bebas jadi ada yang kapasitas paling tinggi sekali daripada tipe resmi yang masuk ke pasaran.

Contoh saja Xiaomi Redmi Note 7, jika garansi resmi cuma tersedia dua varian tioe yaitu yang 3/32 dan 4/64.
Selain itu, garansi distributor, kedua tipe itu udah ada dan masih ada tambahan lagi tipe berukuran ganas 8/128 dan bahkan snapdragonnya atau processor yang dipakai lebih tinggi.


3. Xiaomi Garansi Resmi Bisa Di Unlock Bootloader

Ini juga nih enaknya buat yang mungkin sering kelupaan dalam membuat pola atau pin, karena di HP xiaomi itu kalau mau ngeflash harus di UBL dulu.

Nah kalian sendiri kalau HP Xiaominya bergarans distri agak susah minta request UBLnya meskipun sebenarnya bisa kok cuma durasinya berbeda. Secara garis besar kan unlock bootloader xiaomi itu bisa lewat request dan bsa pakai tools sendiri yang beeskko hp brick juga.


4. Klaim Garansi Distributor Sangat Menyulitkan

Secara namanya aja udah bukan resmi, jadi meski jangka waktu garansinya sama sama 1 tahun seperti yang resmi. Namun klaim garansi distributor itu kita harus menunggu barang diimport ke distributor pengirim yang ada dicina bukan ditoko yang menjual loh ya haha.

Bayangin kalau keluar negeri cina itu bisa brapa ongkirnya gaes, dan nunggu harus brapa lama. Kalau garansi resmi sekarang gerai service center TAM sudah ada di seluruh kota Indonesia.


5. IMEI

Nah yang terakhir nih perbedaan paling tergaris besari sendiri antara Xiaomi TAM dan distributor yaitu pada IMEInya.

Jadi kalau sekarang kita Scan IMEI Xiaomi Garansi Distrihitorjya pasti tidak akan masuk terdeteksi di Indonesia.

Inilah yang ditakutkan semenjak itu, dimana takutnya ponsel Xiaomi Garansi Distributor tidak bis memakai sim card operator Indonesia.

Yakali internetan pakai Wifi terus, ya semoga saja tidak terjadi karena mengingat pemakai Xiaomi distributor ini banyak juga.


Kesimpulan

Jadi dari semua perbedaan tersebut kita bisa tarik kesimpulan bahwa kalau ingin yang simpel dan ga ribet ya garansi resmi, tapi kalau dana terbatas dan siap akan ribenya silakan beli yang Distributor.

Ada beberapa hal yang perlu kalian ketahui yakni distributor resmi Xiaomi yang paling rekomended diantara BCEL, Wishop, dan Bless. Yang paling rekomended adalah dari garansi Bless ya.


Sumber: Gamonesia.com

Tentang Penulis

Soni Agustian

Jangan menghabiskan waktu untuk menyalahkan diri atau orang lain. Introspeksi adalah pelarian yang baik untuk menjadi lebih baik.

Tinggalkan Komentar