7 Algoritma Google yang Harus Kamu Ketahui


algoritma google
4.5/5 (2)

IRVAN GEN – Setiap hari Google merilis pembaruan terhadap algoritma peringkatnya. Dari beberapa pembaruan memang merupakan tweak kecil sementara sedangkan yang lainnya serius, sehingga bisa berdampak besar terhadap halaman hasil pencarian (SERP).

Untuk sesi ini kita akan membahas perubahan Algoritma Google yang paling penting dari waktu ke waktu dan semoga bisa membantu kamu dalam menghadapinya, sehingga bisa menghindar dari pinalty Google.

Baca: Update Algoritma Google 2019

Dalam artikel ini juga dilengkapi dengan beberapa saran SEO untuk masing – masing pembaruan Algoritma Google. Insha Allah dapat membantu teman – teman Blogger untuk mengembangkan situs yang dikelola.

1. Google Panda

algoritma google panda

Google Panda merupakan algoritma dan penyegaran data yang berkelanjutan di mesin pencari Google yang berguna untuk meningkatkan nilai hasil pencarian penggunanya.

Google Panda awalnya dirilis pada 23 Februari 2011. Apakah kamu tahu pengaruhnya update Panda terhadap situs web dan bisnis?

Setelah pembaruan Panda, banyak pemilik website yang mengeluhkan website mereka mengalamai penurunan peringkat di halaman hasil pencarian Google.

Update Panda merupakan upaya Google yang terus menerus meningkatkan peringkat website berkualitas tinggi untuk berada di halaman teratas hasil pencarian Google sekaligus memberi pinalti untuk web atau halaman yang memiliki kualitas rendah, khusunya untuk situs yang menampilkan banyak iklan tanpa konten yang bagus.

a. Cara Kerja Algoritma Google Panda

Google Panda dilengkapi dengan quality score (angka mutu) untuk halaman website. Skor ini digunakan sebagai ranking factor (faktor peringkat) pada mesin telusur Google.

Awalnya Panda merupakan filter, bukan salah satu bagian dari peringkat Google itu sendiri. Tetapi pada Januari 2016, secara resmi dimasukan kedalam algoritma inti.

b. Apa Saja Efek Algoritma Google Panda?

Berikut beberapa penyebab paling umum dari pinalti Panda:

  • Tata bahasa tidak baik
  • Miliki konten dengan kualitas rendah: terlalu pendek, keluar dari topik, tidak riset dengan baik
  • Rendahnya CTR dari mesin pencari (Judul yang tidak tepat, meta deskripsi lemah)
  • Terlalu banyak broken link (404)

Baca: Cara Menulis Artikel Berkualitas & SEO Friendly

Sebenarnya masih banyak faktor lain, tetapi daftar diatas merupakan penyebab umunya, segeralah perbaiki.

Google Panda memberi dampak buruk terhadap website karena berbagai faktor selain konten berkualitas rendah, termasuk juga:

  • Masalah yang berhubungan dengan keamanan website
  • Duplikat konten
  • Memiliki loading web yang lambat
  • Struktur website yang rumit, sulit di navigasi
  • Pengalaman pengguna yang buruk
  • Presentase iklan di konten yang tinggi

c. Cara Menangani Algoritma Google Panda

Lalukanlah pemeriksaan website / blog secara rutin untuk mengedit atau menghapus konten yang memiliki kualitas buruk menurut algoritma Google Panda.

Yang saya maksud konten buruk adalah duplikat konten, konten yang singkat dan tidak informatif, keyword stuffing atau penjejalan kata kunci yang berlebihan.

Untuk melakukan semua itu, kamu bisa menggunakan berbagai tools yang tersedia di internet.


2. Google Penguin

algoritma google penguin

Google Penguin merupakan algoritma khusus dirancang untuk memberikan pinalti kepada website / blog. Fokus utama Penguin adalah soal tautan yang tidak relevan atau bersifat spam dan anchor text yang terlalu teroptimasi.

Baca: Apa itu Anchor Text

Sedangkan Google Panda fokus utamanya konten website. Kedua algoritma ini bekerjasama untuk memperbaiki peringkat halaman hasil pencarian Google.

Google Penguin dirilis pada 24 April 2012. Apakah kamu tahu dampak buruk dari algoritma ini? Sejak pertama kali dirilis banyak website yang mengalami penurunan trafik secara drastis, tapi ada juga yang meningkat.

Bagi website yang melakukan spam akan mendapatkan hukuman dari Penguin itu sendiri, tentu hal ini sangat merugikan apabila terjadi pada situs kita.

a. Cara Kerja Algoritma Google Penguin

Tujuan Penguin ini dikabarkan untuk menurukan ranking website yang tautanya dianggap manipulasi.

Sejak akhir tahun 2016, Google Penguin sudah menjadi bagian dari algoritma inti. Tidak seperti Google Panda yang diluncurkan sebelumnya, Google Penguin bekerja secara langsung (real time).

b. Apa Saja Efek Algoritma Google Penguin

Berikut beberapa faktor penyebab Penguin singgah di website kamu:

  • Menggunakan hidden text, tidak terbaca oleh pengunjung, namun terbaca oleh robot spider
  • Terlalu banyak broken link yang menyebabkan tidak bisa diakses baik oleh mesin pencari atau calon pengunjung
  • Cloacking, redirect URL tidak relevan
  • Membuat duplikat konten, baik melalui internal ataupun sub-domain ganda (external). Selengkapnya mengenai duplikat konten (Rules of Duplicate Content)

c. Cara Menangani Algoritma Google Penguin

Pantaulah pertumbuhan tautan – tautan situs web kamu, kemudian jalankan audit secara rutin dengan pemeriksaan backlink. Kamu bisa mencarinya di internet, beberapa ada yang menyediakan secara gratis.

Sebaiknya kamu hapus beberapa link yang buruk / kurang baik dan merubah anchor text pada halaman di website kamu sendiri.


3. Hummingbird

algoritma google hummingbird

Google Hummingbird merupakan algoritma yang dikembangkan Google untuk mencari situs web yang mengedepankan kecepatan dan ketepatan.

Algoritma yang satu ini memungkinkan Google me-refresh kembali indeks dan mesin pencari buatan mereka.

Google Hummingbird dirilis 26 September, 2013. Perubahan algoritma ini sangat penting, karena memengaruhi dalam hal pencarian pada Google hingga 90%

Sama seperti Algoritma Google sebelumnya, Hummingbird fokus utamanya soal keyword stuffing (penjejalan kata kunci) dan konten yang berkualitas rendah.

a. Cara Kerja Algoritma Google Hummingbird

Hummingbird membantu Google dalam menginterprestasikan query penulusuran lebih baik dibanding sebelumnya. Selain itu, algoritma ini juga bisa memberikan hasil yang lebih relevan.

Meskipun kata kunci tetap merupakan hal yang penting, Hummingbird memungkinka halaman untuk menentukan ranking query walaupun kata kunci tidak berisi kata – kata yang tepat (misalnya: typo).

Ini dapat dicapai dengan bantuan pemrosesan bahasa alami yang bergantung pada Latent Semantic Indexing (LSI), sinonim serta bergantu pada kesadaran istilah yang mirip – mirip.

Contohnya, “tempat terdekat dari rumah saya untuk service laptop” Mesin pencari lama akan fokus untuk menemukan kata kunci yang cocok, misalkan menemukan halaman yang menyebutkan kata “service” dan “laptop”.

Sementara Hummingbird ini lebih fokus dengan arti dibalik kata – kata tersebut, bisa lebih baik dalam memahami lokasi sebenrnya yang terdekat dari rumah kamu.

Bukan hanya itu, Hummingbird juga dapat memahami kalau “tempat” yang kamu maksud adalah toko yang berbentuk fisik.

b. Apa Saja Efek Algoritma Google Hummingbird

Berikut beberapa dampak buruk sehingga mendapatkan pinalti dari Hummingbird:

  • Trafik menurun
  • Peringkat hasil pencarian (SERPs) tidak sesuai dengan perubahan situs web
  • Peringkat hasil pencarian (SERPs) tidak sesuai dengan link building
  • Kamu menerima pesan dari Google yang berisi “tautan inbound yang tidak alami” artinya, kamu memiliki tautan buatan / tidak alami.

Jika website kamu kena pinalti, berikut beberapa hal yang harus kamu ketahui:

  1. Segera berhenti membuat link buatan. Aktivitas membangun link yang kamu lakukan dapat menyebabkan masalah lebih buruk jika tidak dilakukan dengan tepat.
  2. Menurunnya trafik tidak selalu berkaitan dengan pinalti. Banyaknya perubahan yang terjadi sejak 2013 lalu, peringkat SEO kamu mungkin saja tidak cukup untuk menarik trafik seperti pada tahun – tahun sebelumnya.
  3. Jika kemungkinan kena pinalti maka usaha untuk meningkatkan ranking akan sia – sia.
  4. Kondisi ini bisa di perbaiki meskipun bukan sesuatu hal yang mudah. Namun bisa dilakukan.

Tips Mengoptimasi Situs Agar Sejalan dengan Hummingbird

Untuk melakukan optimasi pada halaman, apakah kamu mengikuti beberapa praktik SEO berikut:

  1. Menghindari konten yang singkat / ramping
  2. Menggunakan struktur informasi yang jelas
  3. Menerapkan konten semantik
  4. Mengoptimasi konten satu per satu, menggunakan gaya bahasa yang alami dan semantik, strategi landing page sentris
  5. Membuat konten yang berkualitas, informatif dan bermanfaat menggunakan beberapa format, yang kamu sendiri ingin dibagikan ke teman dengan memberi tautan kepadanya.

Tujuan untuk link building:

  1. Visibilitas menjadi lebih baik
  2. Mendapatkan trafik referral
  3. Topik yang terkait saling berhubungan

Manfaat dari media sosial:

  1. Visibilitas menjadi lebih luas
  2. Meningkatkan tautan
  3. Pertumbuhan trafik organik

Bila jawaban kamu “YA”, untuk praktik SEO diatas, maka kamu tidak perlu melakukan apapun untuk menghadapi Google Hummingbird. Sementara ini cukup lakukan itu saja, jangan sampai over optimization.

c. Cara Menangani Algoritma Google Hummingbird

Lakukan penelitian kata kunci secara komprehensif dan fokus pada konten, bukan kata kunci itu sendiri. Kamu juga bisa memanfaatkan tools riset keyword seperti Ubersuggest dan Google Keyword Planner.

Kamu pun bisa menemukan semua kata kunci berkaitan dan memasukkannya ke dalam modul Keyword Tracker Module.


4. Google Pingeon

algoritma google pigeon

Google mengembangkan algoritma Pigeon yang dirilis sejak 24 Juli 2014 lalu, di fokuskan untuk isi konten dan kata kunci yang relevan dalam hal pencarian lokal.

Contohnya, misalkan seseorang melakukan pencarian tentang “hero mobile legend terbaru”, maka ketepatan kata kunci atau konten mudah ditemukan oleh mereka.

a. Cara Kerja Algoritma Google Pigeon

Pigeon mempengaruhi penulusuran dimana lokasi pengguna jadinya memainkan sebagian besar dan penting. Pembaruan ini membuat hubungan yang lebih erat antara algoritma inti dan algoritma lokal.

Jadi, SEO tradisional sekarang digunakan utnuk memberi peringkat hasil pencarian secara lokal.

b. Cara Menangani Algoritma Google Pigeon

Mengembangkan dan menerapkan optimasi SEO On-page dan SEO Off-page dengan baik dan benar. Untuk itu baca panduan yang sudah saya tulis mengenai tutorial dasar SEO On-page & Offpage.


5. Google Mobilegeddon

algoritma google mobilegeddon

Algoritma Google Mobilegeddon dirilis pada tahun 9 Maret 2015, difokuskan untuk aksesbilitas website dari berbagai perangkat, terutama untuk device mobile.

Seperti namanya, proyek Google kali ini adalah untuk memastikan bahwa halaman website ramah seluler dan akan muncul di posisi teratas dalam hasil pencarian Google.

a. Cara Kerja Algoritma Google Mobilegeddon

Pembaruan Mobilegeddon memastikan bahwa halaman website yang mobile-friendly / ramah seluler kemungkinan bisa mendapatkan peringkat teratas dalam pencarian dari perangkat seluler.

Sementara itu, jelas bahwa halaman website yang tidak optimal untuk seluler disingkirkan dari SERPs, tentu hal ini sangat merugikan. Karena untuk peluang halaman website kamu diakses oleh calon pengunjung jadi lebih kecil bahkan hampir mustahil untuk mendapatkan pengunjung.

b. Cara Menangani Algoritma Google Mobilegeddon

Dalam hal SEO tidak ada perlakuan khusus, yang menjadi fokus kamu hanya mengoptimalkan bahwa halaman website sudah mobile-friendly dan kecepatan serta User Experience. Jadi, website kamu harus “go-mobile”

Untuk menguji apakah website sudah mobile-friendly atau belum bisa menggunakan bantuan tools Google Mobile Friendly Test.

Tools ini juga akan membantu kamu melihat aspek mana dari versi seluler halaman kamu yang perlu ditingkatkan lagi.


6. Google RankBrain

algoritma google rankbrain

Belakangan ini banyak yang membahas tentang algoritma yang satu ini. Google RankBrain adalah algoritma Google yang dirilis pada tahun 26 Oktober 2015.

Fokus utama RankBrain adalah menampilkan dan mengurutkan hasil pencarian di mesin pencari Google lebih baik lagi dengan menggunakan kecerdasan buatan (artificial intelegent).

RankBrain membatu Google untuk memahami dan meproses semua pencarian yang berbeda dan akan menampilkan result search yang masih relevan.

a. Cara Kerja Algoritma Google RankBrain

RankBrain merupakan bagian dari algoritma Google Hummingbird. RankBrain merupkan sistem pembelajaran mesin yang membantu Google untuk memahami makna dibalik kueri dan menyajikan hasil pencarian yang paling relevan untuk menjawab pertanyaan tersebut.

Google menganggap algoritma ini sebagai faktor ranking paling penting.

b. Cara Menghadapi Algoritma Google RankBrain

Berikut beberapa aktivitas yang bisa kamu lakukan dalam menghadapi Google RankBrain:

1. Hindari Penggunaan Long Tail Keyword

Biasanya long tail keyword digunakan karena jumlah pencarian dan jumlah pesaingnya sedikit. Dengan mengandalkan strategi ini bisa memberikan trafik yang cukup banyak terhadap website.

Namun, berdasarkan pendapat dari para praktisi SEO saat ini long tail keyword sudah tidak efektif lagi pada algoritma Google RankBrain.

Alasannya, Google sudah pintar dalam mengenali keyword dalam sebuah konten web. Tapi jangan khawatir, masih ada cara lain. Kamu bisa menggunakan medium tail keyword untuk membidik kata kunci.

2. Gunakan Medium Tail Keyword

Medium tail keyword merupakan kata kunci yang terdiri dari 3-4 kata kunci. Dalam menghadapi Google RankBrain medium tail keyword lebih cocok dibanding dengan long tail keyword.

Tapi perlu diingat, medium tail keyword ini tingkat persaingannya cukup tinggi. Jadi tipsnya adalah cari kata kunci jumlah pencarian bulanannya tinggi namun persaingannya yang rendah.

3. Hindari 2 Kata atau lebih yang mirip / mempunyai makna sama

Misalnya, kamu memiliki 3 kata kunci diantaranya adalah: Facebook likes tool, facebook software, facebook like apps.

Hindari kata seperti itu, bisa jadi konten kamu akan dianggap praktik keyword stuffing.


7. Google Fred

algoritma google fred

Algoritma Google Fred dirilis pada 7 Maret 2017. Fokus utama algoritma ini soal konten yang ramping dan affiliate yang terlalu banyak.

Jadi, buat kamu yang memiliki konten web yang ramping segera perbaiki. Bisa diperkaya dengan beberapa gambar, infografik, video dan keterangannya.

a. Cara Kerja Google Algoritma Google Fred

Update yang terbaru ini Google mengkonfirmasi, Fred ditargetkan website yang melanggar pedoman webmaster Google.

Sebagian besar yang terkena dampaknya adalah website atau blog yang memiliki konten berkualitas rendah, tampaknya sebagian besar cuma dijadikan untuk menghasilkan pendapatan iklan.

b. Cara Menghadapi Algoritma Google Fred

Tinjau kembali website kamu. Jika kamu menampilkan iklan di website, pastikan halaman baik dan memiliki konten berkualitas tinggi serta menawarkan informasi yang bermanfaat.

Jangan terlalu banyak iklan juga. Selain mendapatkan pinalti dan web menjadi berat, kenyamanan pengunjung juga berkurang.


Penutup

Mungkin itu saja yang dapat saya sampaikan mengenai Macam – Macam Update Algoritma Google. Jika kurang mengerti atau salah dalam penulisan maupun penyampaian, silahkan diskusikan di form komentar, semoga bermanfaat bagi kita semua.

Nilai kualitas konten


Like it? Share with your friends!

3 comments
Irvan Nurfazri
Punya cita-cita jadi novelis dan pada akhirnya nyasar jadi penulis blog. Suka banget sama komik Marvel, tapi suka juga robot-robotan.

3 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  1. Tulisannya nyentrik. Terimakasih banyak mas jadi nambah wawasan seputar algoritma google, sehat terus mas Irvan dan sukses selalu.

  2. Matur suwun infonya ttg Algoritma Google mas bro. berhubungan ane juga anak seni, udah gak asing nih sama nama IRVAN GEN. Salam Rahayu mas

Ad Blocker Detected!

Refresh