6 Tips Untuk Meningkatkan Organik CTR


6 Tips Untuk Meningkatkan Organik CTR 1

IRVAN GEN – Konten blog kamu sudah berada dihalaman satu hasil pencarian Google untuk berbagai keyword. Akan tetapi, blog kamu belum juga mencapai jumlah trafik yang diharapkan.

Ini menandakan bahwa blog kamu memiliki CTR yang lemah. Lalu, bagaimana cara meningkatkan CTR organik blog?

Angka impression halaman blog kamu sudah tinggi, namun jumlah click through rate (CTR) masih rendah. Kamu pun mulai bertanya – tanya tentang Optimasi SEO, apakah ada yang salah dari optimasi tersebut?

Sebaiknya kamu pahami dulu apa itu click through rate (CTR) dan impression serta bagaimana cara meningkatkan CTR tersebut.


Apa itu CTR?

Click Through Rate (CTR) merupakan rasio jumlah klik terhadap jumlah impression.

Biasanya klik berasal dari hasil pencarian organik. Sedangkan Impression adalah jumlah munculnya halaman konten blog di hasil pencarian Google.

Misalnya, seseorang sedang mencari informasi di Google mengenai Optimasi SEO. Nah, apabila halaman konten kamu muncul di hasil pencarian, maka itu akan dihitung sebagai impression dan jika konten tersebut di klik oleh pengguna, maka CTR pun dapat dihitung dari sini.


Cara Menghitung CTR

Untuk memahami lebih dalam, berikut akan saya jelaskan cara menghitung CTR.

Misalkan, impression halaman blog kamu untuk keyword “tutorial membuat blog” adalah 2000 dan jumlah klik yang didapat sebesar 200.

Maka CTR kamu sebesar 10%. Dibawah ini merupakan rumus untuk menghitung CTR.

6 Tips Untuk Meningkatkan Organik CTR 3

Untuk mendapatkan angka organik CTR yang tinggi adalah hal yang sangat penting bagi semua pemilik blog. Sebab, organik CTR mendominasi pendapatan klik dalam hasil pencarian Google.

Menurut riset WordStream, 62, 20% klik di hasil pencarian pada perangkat dekstop didapatkan dari organik CTR. Sedangkan diperangkat mobile, organik CTR juga mendominasi jumlah klik sebesar 40,90%.

Selain itu, organik CTR yang tinggi dapat memberikan sinyal baik kepada Google. Google menilai halaman blog dengan organik CTR tinggi sebagai halaman yang solutif dan relevan bagi para penggunanya.

Masalahnya adalah, untuk mendapatkan CTR yang tinggi itu sangat tidak mudah. Bahkan ketika konten kamu sudah muncul di halaman satu hasil pencarian Google tidak menjamin angka organik CTR yang tinggi.

Mendapatkan organik CTR yang tinggi memang sulit. Namun, bukan suatu hal yang mustahil jika kamu tahu caranya.

Ada banyak sekali cara meningkatkan CTR blog yang bisa kamu praktekkan langsung. Dibawah ini akan saya ulas mengenai 5 cara efektif untuk meningkatkan organik CTR.


Cara Meningkatkan Organic CTR

Seperti yang sudah saya katakan diatas, muncul di halaman satu hasil pencarian Google saja tak menjamin organik CTR yang tinggi.

Kamu perlu menargetkan setidaknya peringkat satu sampai ke-3 di hasil pencarian Google.

Ranking ke-1, ke-2 dan ke-3 hasil pencarian mendominasi organik CTR dengan angka 20,5%, 13,32%, dan 13,14%.

Berikut adalah 5 cara efektif untuk meningkatkan organik CTR pada blog.

1. Pahami Audiens

Kesalahan utama yang sering dilakukan oleh pemilik blog adalah tidak memahami audien yang akan dijangkau.

Saya sering menemukan penulis menentukan topik yang akan ditulis berdasarkan penilaian subjektif saja, tidak mempertimbangkan apa yang diinginkan oleh pengunjung.

Nah, disinilah betapa pentingnya untuk melakukan riset keyword sebelum membuat konten.

Membuat konten tanpa melakukan riset keyword bisa berakibat dikemudian hari.

Maksudnya bagaimana? Hal pertama, tidak akan ada orang yang mencari topik yang kamu tulis di Google.

Misalkan, kamu ingin menulis tentang “cara membuat CPU komputer”. Namun, nyatanya orang yang mencari keyword tersebut di Google cuma sedikit.

Bahkan tidak ada.

Haruskan kamu menulis konten dengan keyword tersebut? Jika kamu mengharapkan organik CTR yang tinggi, tentu saya sarankan untuk menulis topik lain.

Hal kedua, jika membuat konten tanpa melakukan riset keyword merupakan Search Intent dari para pencari.

Search Inten yang saya maksud adalah apa yang diinginkan oleh kebanyakan pencari terhadap satu keyword tertentu. Satu keyword bisa dimaksudkan dengan 2 hal yang berbeda atau lebih.

cara meningkatkan organik ctr

Misalkan, ketika saya memasukan keyword “mouse”, halaman teratas hasil pencarian adalah Mouse untuk komputer, bukan hewan.

Hal ini bisa terjadi karna kebanyakan pengguna Google mencari keyword “mouse” dengan maksud untuk mencari mouse komputer, bukan hewan.

Jadi Google mengutamakan halaman situs yang sesuai dengan search intent mayoritas penggunanya.


2. Kualitas Judul & Meta Deskripsi

Ketika seseorang melakukan pencarian di Google, mereka hanya memerlukan beberapa detik untuk menentukan halaman blog mana yang akan ia kunjungi.

Artinya kamu hanya punya waktu sedikit untuk menarik perhatian calon pembaca.

Berdasarkan penilitian Coppyblogger, hanya 20% orang yang membaca judul artikel dan membaca kontennya, sedangkan sisanya sebesar 80% hanya membaca judul tanpa membaca isinya sama sekali.

Dari penilitian diatas kita tahu betapa pentingnya menentukan judul yang tepat untuk sebuah artikel.

Apalagi hasil pencarian Google cuma menampilkan judul konten dan ringkasan singkat halaman blog (meta deskripsi).

Jadi kamu harus siap untuk menarik perhatian calon pembaca lewat judul konten dan meta deskripsi.

Salah satu trik yang masih efektif dalam membuat judul yang menarik adalah dengan menambahkan angka pada judul tersebut.

Contohnya seperti di artikel ini dan contoh lainnya seperti, 5 Cara Ampuh Dalam Meningkatkan CTR Organik atau 3 Rahasia Meningkatkan CTR.

Orang – orang lebih menyukai artikel dengan model listicle karena ia tahu berapa banyak poin penting yang akan didapatkan dari artikel tersebut.

Menurut Content Marketing Institute, judul konten blog yang menggunakan angka dapat menghasilkan perfoma CTR organik sebanyak 45% lebih baik daripada tidak menggunakan angka.

Tidak cuma memanfaatkan angka, judul konten blog yang menarik juga harus memenuhi beberapa kriteria.

Selain judul artikel, kamu juga harus menaruh perhatian besar pada meta deskripsi.

Meta deskripsi merupakan penjelasan singkat yang menjelaskan tentang konten di hasil pencarian. Teks ini terletak dibawah judul dan URL artikel.

Panjang ideal meta deskripsi adalah 130 KarakterJika lebih dari itu maka Google akan memotong secara otomatis meta deskripsi tersebut.


3. Dapatkan Featured Snippets

Ketika melakukan pencarian kamu pasti pernah menemukan fitur seperti gambar dibawah ini.

cara meningkatkan organik ctr dengan featured snippet

Ini merupakan cara meningkatkan CTR yang paling baik. Gambar diatas adalah salah satu contoh featured snippet.

Featured Snippet merupakan fitur hasil pencarian Google yang bisa menampilkan jawaban singkat dari keyword yang dimasukkan oleh para pencari.

Konten dari fitur ini diambil dari ringkasan halaman blog yang menurut Google paling solutif serta sesuai apa yang diinginkan oleh para pencari.

Banyak kasus terjadi, Google mengambil featured snippet dari konten ranking pertama. Namun, tidak menutup kemungkinan featured snippet ini diambil dari peringkat dibawahnya jika memang konten tersebut lebih solutif dibanding dengan konten ranking pertama.

Dengan featured snippet ini, kamu bisa mendapatkan lebih banyak organik CTR. Menurut riset Ahrefs, 8,6% organik CTR diambil dari artikel dengan featured snippet.

Tapi, sayangnya featured snippet ini bukan fitur yang bisa kamu dapatkan sendiri. Tidak ada kode khusus untuk menambahkan feature snippet ini.

Google akan menentukan secara sepihak artikel mana yang layak mendapatkan featured snippet.

Berikut beberapa tips supaya konten kamu bisa mendapatkan featured snippet.

Langkah pertama, cek dulu keyword yang ingin kamu targetkan. Coba cari keyword tersebut di Google dan lihat apakah ada artikel yang dapat featured snippet untuk keyword itu.

Jika ada, maka kemungkinan untuk mendapatkan featured snippet semakin besar.

Langkah kedua, Jawab pertanyaan para pencari dengan jelas di artikel kamu. Misalkan di artikel saya menjelaskan tentang “pengertian uri segment codeigniter”.

Di konten tersebut saya jelaskan pengertiannya secara singkat tapi jelas.

Langkah ketiga, maksimalkan penggunaan Judul & Sub-judul (H1, H2, H3 dan H4). Pastikan H2 mengandung fokus keyword yang kamu targetkan.

Langkah keempat, membuat konten dengan alur yang terstruktur sehingga Google dapat memahami konten tersebut dengan mudah.

Langkah kelima, membuat konten se-detail mungkin. Konten yang lengkap dan lebih detail memungkinkan kamu untuk mendapatkan featured snippet ini semakin besar.


4. Manfaatkan Structure Markup

cara meningkatkan organik ctr dengan memanfaatkan structured markup

Ketika melakukan pencarian mungkin kamu pernah menemukan bentuk konten seperti ini di hasil pencaria.

Selain Judul, URL dan meta deskripsi, halaman blog ini juga menampilkan rating bintang.

Rating bintang diatas merupakan salah satu bentuk structured markup atau bisa disebut sebagai schema markup.

Schema markup adalah kode yang bisa kamu tambahkan pada konten untuk meningkatkan kualitas hasil pencarian. Kode ini bisa menampilkan rating, event, review, recipe, software dan masih banyak lagi.

Untuk memahami structure markup lebih dalam silahkan baca artikel yang sudah saya tulis sebelumnya. Cara Menampilkan Rating Bintang di Hasil Pencarian.


5. Monitoring Konten

Kamu tentu berharap konten yang sudah diterbitkan akan mendapatkan organik CTR dalam satu kali percobaan.

Idealnya memang harus seperti itu. Namun, dalam prakteknya tentu banyak situasi dan kondisi diluar perkiraan.

Bisa jadi ada trend baru sehingga kamu harus mengupdate konten, kompetitor dapat membuat konten yang lebih baik dari konten kamu, tautan di artikel rusak, atau gambar di konten error. Apapun itu bisa terjadi.

Oleh karena itu, setelah menerbitkan konten, kamu perlu melakukan monitoring secara reguler.

Pastikan bahwa konten kamu baik – baik saja. Tidak ada error sedikitpun.

Dengan monitoring konten secara berkala, kamu dapat mengetahui mana konten yang perlu perbaikan dan konten mana yang sudah cukup baik memiliki perfoma organik CTRnya.


6. Jangan Mengecewakan Pembaca

Konten yang memiliki kualitas rendah tak akan mendapatkan posisi teratas di hasil pencarian. Sebab konten yang memiliki kualitas rendah hanya akan mengecewakan pembaca.

Pembaca akan kesulitan, bahkan tidak bisa menemukan jawaban pada konten kualitas rendah.

Jika pembaca tidak puas dengan konten yang kamu buat, pembaca akan langsung meninggalkan blog, sehingga bounce rate akan meningkat.

Bounce rate merupakan persentase pengunjung yang langsung meninggalkan situs setelah membuka satu halaman saja. Baca penjelasan dari Google Analytics

Bounce rate yang tingga dapat di artikan bahwa kualitas konten di blog tersebut terlalu buruk sehingga pembaca tidak tertarik untuk mengeksplorasi konten – konten lainnya.

Semakin tinggi bounce rate pada blog, maka semakin buruk nilai blog kamu di Google dan tentu ini akan berpengaruh pada organik CTR.

Karena itu, kamu harus memuaskan pembaca dengan konten berkualitas baik sehingga pengunjung betah membaca, bahkan bisa membaca konten – konten lain di blog kamu.

Berikut beberapa tips dalam membuat konten yang menarik untuk pembaca.

Langkah pertama, buat artikel menjadi paragraf – paragraf singkat. Paragraf yang panjang membuat pembaca cepat lelah, tentu hal ini membuat pembaca kesulitan untuk menemukan poin utama dari konten.

Langkah kedua, menambahkan media visual guna memudahkan pembaca untuk memahami konten blog kamu. Ada berbagai macam media visual yang bisa kamu manfaatkan, mulai dari ilustrasi, gambar, video atau infografik.

Langkah ketiga, pastikan konten tersebut menjawab pertanyaan pembaca. Pengunjung melakukan pencarian untuk mendapatkan jawaban.

Bila mereka tidak menemukan jawaban di konten yang kamu buat, dengan hitungan menit, bahkan detik. Mereka akan cepat meninggalkan konten tersebut dan beralih ke blog lain yang lebih solutif.


Kesimpulan

Dalam meningkatkan organik CTR bukan proses yang singkat, selesai dalam waktu semalam.

Diperlukan proses yang lumayan lama, mulai dari riset keyword sampai monitoring konten, demi mendapatkan angka organik CTR yang ditargetkan.

Jika kamu baru saja menerbitkan konten dan tidak langsung mendapatkan CTR yang tinggi, jangan menyerah. Lakukan evaluasi dan benahi konten tersebut dengan mengikuti tips dan trik diatas.

Dengan seperti itu, konten kamu akan jadi lebih baik kualitasnya. Kesempatan untuk mendapatkan organik CTR tinggi pun semakin besar.

Sampai disini dulu pembahasan mengenai Organik CTR. Semoga dapat bermanfaat bagi kita semua.

Nilai kualitas konten


Irvan Nurfazri
Punya cita-cita jadi novelis dan pada akhirnya nyasar jadi penulis blog. Suka banget sama komik Marvel, tapi suka juga robot-robotan.

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *